Pencegahan Hepatitis B dan C Melalui Kesadaran Bersama

  • 31 Jul 2025 07:59 WIB
  •  Merauke

KBRN,Merauke : Puskesmas Rimba Jaya, Kabupaten merauke Hepatitis B dan C merupakan penyakit yang serius dan berpotensi menyebabkan sirosis hati atau kanker hati jika tidak diobati dengan tepat. Hal ini diungkapkan oleh dr. Denny Isaria Sitinjak, dokter fungsional di Puskesmas Rimba Jaya, dalam wawancaranya. Menurutnya, hepatitis B dan C sering kali tidak terdeteksi sejak dini karena gejalanya yang muncul lambat dan tidak spesifik.

Penyakit hepatitis ini bukan sekedar masalah ringan seperti batuk pilek. Hepatitis, terutama B dan C, jika tidak diobati dapat berkembang menjadi sirosis hati atau bahkan kanker hati. Penyebaran virus hepatitis B dan C dapat melalui darah atau cairan tubuh, termasuk lewat jarum suntik yang tidak steril, tato, atau hubungan seksual tanpa perlindungan. Oleh karena itu, dr. Denny menekankan pentingnya kesadaran masyarakat dalam mencegah penularannya.

“Kami berharap masyarakat bisa lebih aware dan tidak hanya menunggu sampai sakit. Pencegahan itu lebih baik daripada pengobatan. Misalnya, dengan tidak bergonta-ganti pasangan seksual, tidak memakai jarum suntik sembarangan, dan memastikan makanan yang dikonsumsi bersih serta dimasak dengan baik,” ujarnya dr. Denny saat dialog di rri merauke kamis ( 31/07/2025).

Puskesmas Rimba Jaya juga secara aktif melakukan program pencegahan dengan memberikan edukasi tentang hepatitis dan menyediakan layanan pemeriksaan gratis untuk masyarakat berisiko tinggi, seperti penderita diabetes atau obesitas. Bahkan, dr. Denny berharap agar tidak ada kasus hepatitis yang ditemukan dalam pemeriksaan kesehatan ini.

“Kami sangat berharap tidak ada pasien yang terdiagnosis hepatitis melalui pemeriksaan kesehatan gratis yang kami lakukan. Namun, kami juga mengingatkan untuk segera berobat jika terdeteksi positif,” imbuhnya.

Selain itu, dr. Denny mengingatkan jika ada himbauan dari pusat – pusat kesehatan tentang pentingnya vaksinasi sebagai langkah pencegahan, terutama bagi anak-anak dan orang dewasa yang belum mendapat vaksinasi hepatitis. “Jika ada vaksin, kenapa tidak diambil? Mencegah lebih baik daripada mengobati,” tegasnya.

Dengan melibatkan masyarakat dalam pencegahan, dr. Denny berharap dapat menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan bebas dari hepatitis. Untuk itu butuh bergerak bersama, cegah hepatitis untuk masa depan merauke yang lebih yang lebih sehat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....