Memutus Siklus Hidup Nyamuk: Terapkan 3M Plus
- 16 Jun 2025 11:38 WIB
- Merauke
KBRN,Merauke : Dinas Kesehatan Merauke mensosialisasikan kepada masyarakat untuk memutus mata rantai Demam Berdarah Dengue ( DBD ) dengan menerapkan 3M Plus. Hal ini dikarenakan jenis nyamuk aedes aegypti yang menularkan DBD lebih banyak hidup dan berkembang biak di tempat penampung air yang tidak langsung menyentuh tanah.
Salvator Tharob,SKM Kasie P2PM dan PL Dinas Kesehatan Merauke menjelaskan penerapan 3M plus harus dilakukan secara rutin yaitu pertama Menguras tempat – tempat penampung air terutama tempat penampung air yang terbuka.Seperti tempat penampung air mandi maupun tempat penampung air minum yang besar. Karena jenis nyamuk aedes aegypti dengan siklus hidupnya tujuh hari dimulai dari jentik sampai dewasa dan siap untuk menginfeksi berpotensi untuk hidup di tempat penampung ini.
Kemudian yang kedua Menutup tempat – tempat penampung air yang volumenya besar dan tidak berpotensi dibersihkan setiap minggu maka sebaiknya di tutup agar nyamuk tidak dapat menjadikan sebagai tempat berkembang biak. Dan ke tiga adalah Mendaur ulang sampah – sampah bekas sehingga dapat di gunakan oleh masyarakat ditambah dengan program – program pemerintah termasuk pemberian bubuk abate sebagai pengendalian larva nyamuk.
Salvator menegaskan “ perilaku nyamuk aedes aegypti lebih senang hidup di tempat penampung air yang bersih ini , itu yang menyebabkan pendekatan harus dilakukan dengan 3M tambah plus ini. Jadi plus abatesasi itu juga ada kegiatan lain dari dinas kesehatan maupun layanan kesehatan lain juga melakukan survei vector dan survei jentik dan kegiatan lainya”.ujarnya saat dialog di RRI merauke,sabtu ( 14/06/2025).
Baca juga :https://rri.co.id/merauke/kesehatan/1584908/dinkes-cegah-dbd-butuh-peran-aktif-masyarakat
Ia juga menambahkan kurang lebih tiga tahun terakhir ini pasien DBD rata – rata berada di wilayah perkotaan maka masyarakat perlu menerapan 3M Plus ini untuk memutus siklus hidup nyamuk. Selain itu masyarakat yang ingin mendapatkan bubuk abate atau larvasida dapat mendatangi puskesmas sehingga mendapatkan keterangan dari pihak medis terkait dengan penggunaanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....