Sejarah Hari Donor Darah Sedunia

  • 14 Jun 2025 05:18 WIB
  •  Merauke

KBRN, Merauke : Setiap tanggal 14 Juni diperingati sebagai Hari Donor Darah Sedunia atau World Blood Donor Day. Hari Donor Darah Sedunia pertama kali diselenggarakan pada tahun 2004 oleh empat organisasi besar, yaitu Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Federasi Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional (IFRC), Organisasi Donor Darah Internasional (IFBDO), dan International Society of Blood Transfusion (ISBT).

Dilansir dari WHO, dipilihnya tanggal 14 Juni terkait dengan hari kelahiran Karl Landsteiner yang lahir pada tanggal 14 Juni 1868. Ia merupakan seorang ahli biologi dan dokter asal Austria yang dianggap sebagai pendiri transfusi darah modern.

Landsteiner menemukan golongan darah ABO pada tahun 1901 dan mengembangkan sistem klasifikasi golongan darah yang kita gunakan hingga sekarang. Selain itu, pada 1937, ia bersama Alexander S Wiener mengidentifikasi faktor Rhesus, yang memungkinkan prosedur transfusi darah dilakukan dengan aman bagi pasien.

Sejak saat itu, Hari Donor Darah menjadi salah satu dari 11 kampanye kesehatan global resmi WHO. Tujuan utamanya adalah meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya donor darah sukarela yang aman, serta mengapresiasi kontribusi besar para pendonor terhadap kehidupan orang lain.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....