Pemkab Asmat Gelar Jalan Santai Peringatan Hari Kartini
- 11 Apr 2026 16:15 WIB
- Merauke
RRI.CO.ID -Asmat – Bupati Kabupaten Asmat, Thomas Eppe Safanpo, secara resmi melepas peserta jalan santai dalam rangka pencanangan peringatan Hari Kartini ke-147 di Lapangan Yos Sudarso, Agats, Kabupaten Asmat, Papua Selatan, Sabtu 11 April 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian menyambut peringatan Hari Kartini yang jatuh setiap 21 April, untuk mengenang perjuangan Raden Ajeng Kartini sebagai tokoh emansipasi perempuan Indonesia.
Peringatan Hari Kartini ke-147 tahun 2027 mengusung tema “Mari Bersama Melanjutkan Semangat Kartini: Perempuan Berdaya, Anak Terlindungi Menuju Indonesia Emas 2045”. Pencanangan dan jalan santai tersebut diikuti oleh TP-PKK, Forkopimda, organisasi perempuan, serta perwakilan dari masing-masing OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Asmat.
Dalam sambutannya, Bupati Thomas Eppe Safanpo menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan upaya untuk terus merawat semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan kesetaraan dan pemberdayaan perempuan.
“R.A. Kartini bukan hanya simbol emansipasi, tetapi teladan keberanian untuk bermimpi dan berjuang. Semangat beliau dengan ‘Habis Gelap, Terbitlah Terang’ masih sangat relevan hingga saat ini. Terang itu adalah kesempatan yang sama bagi perempuan untuk mengenyam pendidikan, bekerja, memimpin, dan berkarya,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa pendidikan dan kemandirian merupakan kunci kesuksesan bagi perempuan. Menurutnya, saat ini telah banyak “Kartini-Kartini” di Kabupaten Asmat yang tidak hanya tangguh dalam rumah tangga, tetapi juga aktif berkarya, berprestasi, dan berkontribusi dalam pembangunan daerah.
“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung pemberdayaan perempuan, memberikan kesempatan yang sama di bidang ekonomi, sosial, maupun pendidikan. Perempuan hebat akan melahirkan generasi bangsa yang kuat,”
Sementara itu, Ketua Panitia, Sitti Maria A.F Lefteuw, S.Si, menyampaikan bahwa perempuan harus keluar dari keterbelakangan dengan mendapatkan akses pendidikan yang tinggi dan kemandirian ekonomi.
Melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendorong perempuan agar berdaya, serta mendapatkan akses yang layak di bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.
Ia juga mengajak seluruh perempuan di Kabupaten Asmat untuk menjadi Kartini modern yang cerdas, tangguh, berani, dan produktif, tanpa melupakan jati diri sebagai perempuan.
“Perempuan Asmat harus menjadi Kartini masa kini yang mampu berkarya dan berkontribusi bagi pembangunan daerah,” katanya
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....