Profesi Tukang Ojek Yang Menjanjikan di Kota Agats
- 30 Nov 2025 07:11 WIB
- Merauke
RRI.CO.ID,Merauke : Profesi sebagai tukang ojek di Kota Agats Kabupaten Asmat Provinsi Papua Selatan cukup menjanjikan pundi-pundi rupiah jika dijalankan dengan serius dan sunggu-sunggu. Meskipun kota Agats tergolong kota kecil dengan konstruksi jalan beton bertulang yang ruasnya tidak terlalu Panjang layaknya kota-kota lainya yang dibangun diatas daearatan kering namun tidak membuat para tukang ojek menyerah untuk mendapatkan cuan.
Sejak pagi hari para tukang ojek dengan menggunakan tanda pengenal berupa baju rompi memulai aktifitasnya. Ada yang menunggu ( parker) di tempat-tempat keramaian namun ada pula yang mengendarai kendaraan motor listriknya sambil mencari penumpang.
“ Saya keluar mencari sejak pagi hari hingga malam hari sekitar jam 21.00 hingga jam 22.00 WIT baru istirahat dan Kembali kerumah,”ucap Didik Salah satu tukan ojek di Kota Agats kepada rri.co.id.
Untuk tatiff jasa angkutan sebut Didik tergantung jarak namun rata-rata berkisar antara Rp20 ribu hingga Rp30 ribu. Dan itu diberlakukan oleh semua tukang ojek di kota Agats.

Dengan keuletanya, Didik pria asal Jawa Timur ini mampu meraup penghasilan yang cukup banyak untuk ukuran kota Agats setiap harinya. “ Ya kalau lagi sepi sekitar 150 ribu rupiah per hari namun kalau lagi pada penumpang, saya bisa dapat sekitar 500 ribu rupiah setiap harinya.”kata Didik.
Ia mengaku selama 3 (tiga) tahun menekuni profesi sebagai tukang ojek di kota Agats, dirinya merasa nyaman dengan penghasilan yang cukup untuk menafkai keluarganya. “karena keluarga saya tinggal di Jawa Timur jadi penghasilan yang saya peroleh saya kirim dan selebihnya untuk biaya makan minum saya di Agats.
Kisah Didik sang tukang ojek asal jawa Timur yang merantau di kota Agats ini dapat dijadikan inspirasi bahwa apapun profesi kita namun jika ditekuni dengan baik maka rejeki pasti akan didapatkan dengan mudah. Namun dibalik itu perlu kesabaran dalam menjalankan semua profesi karena sabar akan membuat seseorang menjadi beta dalam bekerja.