Dari Kolam Binaan, Tumbuh Harapan dan Asa
- 26 Sep 2025 09:20 WIB
- Merauke
KBRN, Merauke : Matahari pagi di Jalan Johar Kelapa Lima tak hanya menyinari seragam biru yang biasa berlalu-lalang mengejar para pelanggar hukum. Pada Jumat yang cerah itu, sinarnya justru memantul riang di permukaan kolam yang hijau, menyoroti siluet-siluet gelap yang gesit berenang. Inilah kolam binaan Polsek Merauke Kota, di mana tugas membina tak hanya untuk manusia, tetapi juga untuk ribuan ikan lele yang siap dipanen.
Sebuah pemandangan yang tak biasa: AKBP Leonardo Yoga, Kapolres Merauke, bukan berdiri di depan peta operasi, tetapi di tepian kolam, dengan jaring di tangan. Didampingi AKP Susanto Bakri dan seluruh personel, wajah-wajah yang biasanya tegang membaca laporan kriminalitas kini merekah oleh senyum lebar. Hari ini, musuhnya bukan penjahat, tetapi air yang berceceran dan ikan-ikan licin yang berusaha lolos dari jaring. Ini adalah sebuah panen raya, sebuah perayaan atas kehidupan yang mereka rawat dari kecil.
Kolam ini adalah sebuah oasis keteduhan di tengah panasnya tugas kepolisian. Ia adalah ruang pelarian yang produktif, di mana waktu luang personel disulap menjadi energi untuk membesarkan kehidupan. Setiap lemparan pakan adalah sebuah doa, setiap pembersihan kolam adalah sebuah bentuk kesabaran. Dan hari ini, kesabaran itu berbuah manis. Hasil panen yang memuaskan ini bukanlah akhir cerita, melainkan babak baru. Ikan-ikan ini akan berkelana lagi, bukan berenang, tetapi diantarkan dalam bingkisan sembako sebagai bakti sosial, sebagai wujud kasih yang nyata dari kantong polisi ke dapur-dapur warga.
“Kegiatan ini adalah wujud nyata kepedulian,” ujar AKBP Yoga, suaranya lantang namun terasa hangat. Kata-katanya bukan sekadar pernyataan, tapi sebuah puisi tentang tugas negara yang sejati. Bahwa di balik peluru dan borgol, ada hati yang ingin menghadirkan pangan bergizi. Bahwa mengisi waktu luang bukan dengan hura-hura, tetapi dengan mengasah kemampuan membudidayakan ikan, adalah sebuah pelajaran berharga.
Dari kolam binaan ini, yang dipanen lebih dari sekadar protein. Yang tumbuh adalah benih harapan. Harapan bahwa Polri bisa hadir dalam wujud yang lebih lembut, sebagai sahabat yang memberi, bukan hanya sebagai penegak yang menghukum. Setiap ekor lele yang dibagikan adalah sebuah edukasi tanpa kata, mengajarkan bahwa ketahanan pangan bisa dimulai dari pekarangan sendiri. Dan di Merauke yang keras, kolam biru polisi ini telah menjadi danau kecil yang memantulkan cahaya masa depan yang lebih baik, lebih hangat, dan lebih bergizi bagi semua.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....