Puluhan Tahun di Belanda Tetap Ingat Kampung Halaman
- 12 Jun 2025 08:08 WIB
- Merauke
KBRN, Merauke : Wahyudi Kartosen merupakan salah satu warga Mopah lama Merauke yang puluhan tahun merantau ke Negeri kincir angin Belanda. Awalnya Wahyudi kartosen bekerja di kantor Pos Hindia Belanda di Merauke yang terletak di kawasan pelabuhan Yos Sudarso Merauke ( Kantor Pos 1920 ) kemudian di pindahkan ke Jayapura dan biak.
Pada tahun 1962 Wahyudi Kartosen pergi ke Belanda dengan mengajak temannya juga dari Mopah lama yakni Marsidi yang biasa di panggil poyeng yang saat ini bermukim di Jayapura, namun temannya mau.
" Saya boleh di bilang kabur karena tidak minta izin dari buak langsung ke Belanda, saya ajak teman saya tapi dia tidak mau ikut dengan alasan minta izin dulu ke saudaranya di Merauke ujar Wahyudi Kartosen di Mopah lama saat Idul Kurban "
Di Belanda kata Wahyudi Kartosen, tidak punya saudara tetapi kalo teman banyak, Ia sempat menganggur tiga bulan dan setelah itu memperoleh pekerjaan di perusahaan Penerbangan KLM Belanda.
Tahun 1965 Ia di pindahkan ke Suriname yang saat itu masih menjadi wilayah jajahan Belanda. di Suriname sangat mudah menyesuaikan diri karena banyak orang Jawa yang bekerja di perkebunan tebu.
" Saya ke Belanda di sana tidak ada saudara kalo teman banyak, saya menganggur tiga bulan setelah itu mendapatkan pekerjaan di perusahaan penerbangan Belanda dan tahun 1965 saya di pindahkan ke Suriname ujarnya "
Wahyudi Kartosen mengatakan, meski puluhan tahun bermukim di Kota Amsterdam belanda dan beristrikan orang Belanda, namun kecintaan terhadap kampung halaman tidak pernah pudar dan selalu kembali ke Merauke untuk menengok Sabak saudara yang ada di Mopah lama dan tahun ini Wahyudi Kartosen kembali ke Merauke saat moment Idul Adha untuk merayakan Idul Adha bersama keluarga besar Kartosen
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....