Masyarakat Keluhkan Kekeringan hingga Beli Air
- 07 Okt 2026 09:39 WIB
- Merauke
RRI.CO.ID, Merauke: Warga Ampera, Kabupaten Merauke, Papua Selatan mengeluhkan kondisi kekeringan yang menyebabkan sumur warga mengering dan kesulitan mendapatkan air bersih. Kondisi tersebut dirasakan warga sejak April dan semakin parah memasuki Juni hingga saat ini, Rabu, 7 Oktober 2026.
Warga Ampera 4, Elen mengatakan, kondisi paling parah mulai dirasakan sejak Juni hingga dua bulan terakhir. Menurutnya, sumur warga di wilayah tersebut sudah tidak dapat digunakan karena mengering.
“Dari mulai yang paling ekstrem itu dari Juni. Mulai dari Juni, Juli sampai yang sekarang. Yang betul-betul parah ini dua bulan terakhir,” ujarnya.
Elen menjelaskan, selama kondisi kekeringan warga terpaksa memenuhi kebutuhan air dengan membeli air galon isi ulang. Kondisi tersebut cukup memberatkan karena kebutuhan air tetap harus dipenuhi di tengah keterbatasan ekonomi masyarakat.
“Terpaksa kita pakai galon, galon isi ulang lagi. Kasian itu pun juga terbatas, karena apalagi ekonomi sekarang ada susah. Jadi kita mesti beli galon lagi,” katanya.
Menurut Elen, bantuan air bersih yang diberikan pemerintah dan pihak terkait cukup membantu masyarakat. Namun, bantuan yang diterima pada Rabu tersebut disebut hanya satu mobil dengan kapasitas sekitar lima ribu liter sehingga masih terdapat warga yang belum mendapatkan air.
“Memang masyarakat di sini dong susah air. Kita sumur di sini semua kering. Makanya dengan adanya bantuan, kita juga senang,” ujarnya.
Elen berharap pemerintah dapat membantu menyediakan tempat penampungan air bagi masyarakat di wilayah Ampera. Ia mengatakan usulan tersebut telah disampaikan kepada pihak kelurahan dan diharapkan dapat segera ditindaklanjuti karena kondisi kekeringan masih berlangsung.
“Harapan ke depan mungkin pemerintah bisa bantu kita terus memfasilitasi saudara-saudara di sini dengan tempat penampungan air,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....