Kemarau Panjang, Pemprov Papsel Siapkan Alternatif Air

  • 05 Okt 2026 10:06 WIB
  •  Merauke

RRI.CO.ID, Merauke : Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, mengatakan kondisi kemarau panjang turut berdampak pada ketersediaan air bagi masyarakat. Sejumlah rawa dan sungai yang tidak dipengaruhi pasang surut saat ini mulai mengering.

Apolo mengatakan sungai yang masih dipengaruhi pasang surut masih memiliki air. Namun, sungai yang tidak dipengaruhi pasang surut disebut sudah mengering.

Menurutnya, kondisi tersebut berdampak pada persediaan air bagi masyarakat. Pemerintah Provinsi Papua Selatan dan pemerintah kabupaten menghadapi pekerjaan rumah untuk mengantisipasi kebutuhan air masyarakat.

“Memang ini menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah provinsi maupun kabupaten,” ujarnya pada Senin, 5 Oktober 2026.

Apolo mengatakan selama ini pemerintah telah berusaha mengantisipasi kondisi tersebut dengan menyediakan sumur-sumur bor di setiap distrik dan kampung. Namun, jumlah sumur bor yang tersedia masih terbatas sehingga belum dapat memenuhi seluruh kebutuhan air masyarakat.

Karena itu, menurut Apolo, ke depan pemerintah perlu mempertimbangkan penyediaan air dari sumber lain selain air tanah dalam. Sumber tersebut antara lain rawa atau sungai yang dimiliki untuk kemudian diolah atau dikelola.

Apolo mengatakan pengolahan sumber air tersebut dapat dilakukan melalui water treatment yang baik. Langkah tersebut diharapkan dapat menyediakan air bersih dalam jumlah yang cukup bagi masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....