Panglima TNI Tekankan Profesionalisme dan Kesiapan Prajurit

  • 05 Okt 2026 09:40 WIB
  •  Merauke

RRI.CO.ID, Merauke- Jajaran Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengikuti Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang bertempat di Baseops Lanud Johannes Abraham Dimara, Merauke, Senin 5 Oktober 2026. Bertindak sebagai Inspektur Upacara Komandan Kodaeral XI Merauke Laksamana Muda TNI Joko Andriyanto, ST, M.Tr.Hanla, M.A.P. Peringatan HUT ke-81 TNI tahun ini mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.”

Dalam amanatnya, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto apresiasi dan penghargaan kepada seluruh prajurit serta aparatur sipil negara (ASN) TNI di seluruh Indonesia atas dedikasi, loyalitas, kerja keras, dan pengabdian kepada bangsa dan negara.

Panglima TNI menegaskan, tingginya kepercayaan masyarakat terhadap TNI merupakan hasil dari pengabdian yang telah diberikan selama ini. Kepercayaan tersebut sekaligus menjadi kehormatan dan amanah yang harus terus dijaga.

“Kepercayaan rakyat yang tinggi kepada TNI merupakan hasil pengabdian yang telah kita berikan. Kepercayaan tersebut adalah kehormatan sekaligus amanah yang wajib kita jaga,” demikian amanat Panglima TNI yang dibacakan Laksamana Muda TNI Joko Andriyanto.

Menurutnya, penguatan TNI melalui peningkatan kesejahteraan prajurit dan ASN serta modernisasi alat peralatan pertahanan dan keamanan harus diimbangi dengan peningkatan kompetensi, kesiapan, dan profesionalisme.

Setiap sumber daya yang dipercayakan kepada TNI, lanjutnya, harus digunakan secara optimal serta dipertanggungjawabkan dengan sebaik-baiknya.

Jenderal TNI Agus Subiyanto juga mengingatkan bahwa lingkungan strategis terus mengalami perubahan. Ketidakpastian global, dinamika ruang informasi dan kognitif, ancaman terhadap keutuhan wilayah, serta tuntutan integritas dalam pengelolaan sumber daya negara menjadi tantangan yang harus dihadapi bersama.

Menghadapi kondisi tersebut, TNI diminta tetap kokoh pada jati diri dan memiliki arah pengabdian yang jelas.

Momentum HUT ke-81 TNI diharapkan menjadi tonggak untuk memperteguh tekad dalam menjaga persatuan, menegakkan kedaulatan, serta melindungi kekayaan Nusantara sebagai modal mewujudkan Indonesia yang maju, adil, dan makmur.

Dalam amanatnya, Panglima TNI menekankan lima prinsip PRIMA yang harus menjadi budaya pengabdian seluruh prajurit dan ASN TNI, yakni profesional, responsif, integratif, modern, dan adaptif.

Profesional, prajurit diminta menguasai tugas dan tanggung jawab masing-masing, memelihara kemampuan melalui latihan yang sungguh-sungguh dan realistis, meningkatkan kompetensi, serta melaksanakan setiap tugas dengan taat hukum dan penuh integritas.

Responsif, TNI harus peka terhadap perubahan lingkungan tugas, mampu mengenali potensi ancaman sejak dini, serta bertindak cepat, tepat, dan terukur ketika negara dan rakyat membutuhkan.

Selanjutnya, integratif, yakni membangun sinergi dengan seluruh komponen bangsa agar kekuatan TNI menjadi bagian dari kekuatan nasional dalam menjaga stabilitas, mengawal pembangunan, dan mendukung terwujudnya Indonesia yang semakin maju, berdaulat, adil, dan makmur.

Prinsip keempat adalah modern. TNI dituntut menguasai alat peralatan pertahanan dan keamanan serta teknologi yang menjadi tanggung jawabnya, menggunakannya secara optimal dan terintegrasi, serta terus meningkatkan kemampuan untuk menghasilkan daya tangkal dan daya tempur yang nyata.

Sementara adaptif berarti menjadikan setiap penugasan dan pengalaman sebagai bahan pembelajaran, mengembangkan inovasi, serta menyesuaikan doktrin, pendidikan, latihan, dan kemampuan dengan perkembangan ancaman.

Panglima TNI meminta kelima prinsip tersebut dilaksanakan secara konsisten sehingga PRIMA menjadi arah pengembangan kemampuan TNI dalam berpikir, bersikap, dan bertindak, baik saat ini maupun pada masa mendatang.

Ia mengajak seluruh prajurit dan ASN TNI untuk senantiasa memanjatkan doa agar diberikan kesehatan, kekuatan, perlindungan, dan kelancaran dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Dirgahayu Tentara Nasional Indonesia. TNI PRIMA, TNI Kuat Bersama Rakyat. Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.”

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....