KMN Rizki Jaya Utama 01 Bocor di Laut Arafura, Satu ABK Masih dalam Pencarian

  • 02 Okt 2026 12:30 WIB
  •  Merauke

RRI.CO.ID,Merauke – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Merauke mengerahkan tim Rescue untuk melakukan operasi pencarian dan pertolongan terhadap satu Anak Buah Kapal (ABK) KMN Rizki Jaya Utama 01 yang dilaporkan hilang setelah kapal mengalami kebocoran di perairan Laut Arafura, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan.

Kapal penangkap ikan dengan kapasitas 26 GT tersebut membawa sembilan orang Person on Board (POB). Dalam insiden yang terjadi pada Kamis 1 Oktober 2026, delapan ABK berhasil selamat, sementara satu ABK lainnya masih dalam pencarian. ABK yang belum ditemukan diketahui bernama Salam (54).

Informasi kecelakaan kapal pertama kali diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke pada Kamis malam, sekitar pukul 22.15 WIT. Laporan disampaikan oleh Muhammad Jainuri selaku pemilik kapal.

Berdasarkan laporan yang diterima, informasi awal mengenai kondisi kapal masuk ke Bakamla Merauke sekitar pukul 17.13 WIT. Selanjutnya, sekitar pukul 18.00 WIT, KMN Rizki Jaya Utama 01 mengalami kebocoran hingga akhirnya tenggelam.

Saat kapal mengalami kebocoran, seluruh ABK sempat berkumpul dengan menggunakan alat apung. Namun, gelombang besar di lokasi kejadian menyebabkan para ABK terhempas dan terpisah satu sama lain.

Setelah menerima laporan, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke memberangkatkan tim Rescue pada pukul 22.35 WIT menuju Last Known Position (LKP). Lokasi tersebut berjarak sekitar 25,22 mil laut dengan arah 153,64 derajat atau tenggara dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke.

Operasi pencarian melibatkan tim SAR gabungan yang terdiri atas Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke, Danpos Torasi, Bakamla Merauke, Satpolairud Polres Merauke, pemilik kapal, serta keluarga korban.

Adapun kondisi cuaca di area pencarian dilaporkan cerah berawan. Angin bertiup dari arah timur hingga tenggara dengan kecepatan berkisar 15 hingga 45 kilometer per jam.

Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap Salam dengan memperhatikan kondisi cuaca dan situasi di sekitar lokasi kejadian.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....