Pengajian Akbar Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Merauke
- 20 Sep 2026 07:09 WIB
- Merauke
RRI.CO.ID, Merauke : Pengajian akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah digelar di Kampung Kuper, Kompleks Sulaeman Center, Masjid Farraj Al-Ham, Distrik Semangga, Merauke, Sabtu 19 September 2026, pukul 13.00 WIT. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Wakil Bupati Merauke Fauzun Nihayah tersebut menghadirkan KH. Subkhi Al Bughuri dan H. Aliansyah Komeng serta dihadiri masyarakat dan sejumlah tokoh di Papua Selatan.
Wakil Gubernur Papua Selatan, Paskalis Imadawa, mengapresiasi pelaksanaan pengajian akbar tersebut dan mengajak masyarakat menjadikan peringatan Maulid sebagai momentum untuk memperkuat keistiqamahan dalam kehidupan. “Kegiatan hari ini tidak hanya sekadar senyum-senyum, tidak sebatas kita saling bertemu dan memandang, tetapi kegiatan hari ini harus kita jadikan sebagai momentum,” ujarnya.
Paskalis berharap keberadaan Sulaeman Center dapat memberikan manfaat yang lebih luas, khususnya dalam melahirkan generasi muda yang memiliki potensi dan daya saing untuk pembangunan Papua Selatan. “Semoga tempat ini akan melahirkan anak-anak muda, generasi muda yang berpotensi, yang berdaya saing, yang unggul untuk membangun Papua Selatan ke depan,” katanya.
Dalam tausiyahnya, Ustadz Subkhi Al-Muhdhor mengingatkan umat Islam mengenai kedudukan Nabi Muhammad SAW sebagai rahmat bagi seluruh alam sekaligus pentingnya mengikuti sunnah Rasulullah. “Walaupun kita tidak pernah berjumpa, belum pernah ketemu dengan Rasulullah, tapi kita beriman, percaya, dan mengikuti sunnah-sunnahnya,” tuturnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Merauke Fauzun Nihayah menyampaikan penghargaan kepada keluarga besar Haji Sulaiman Hamzah beserta seluruh panitia yang telah mempersiapkan kegiatan tersebut. “Tentu harapan kita semua, Maulid Nabi tidak hanya sekadar kita peringati, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari akhlak Rasulullah SAW juga menjadi suri teladan kita semua,” ujarnya.
Ketua panitia, Muhammad Ikhsan, menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar Haji Sulaiman Hamzah, Ibu dan Rusadi, serta seluruh panitia yang telah mempersiapkan kegiatan tersebut. “Ini adalah kegiatan yang rutin yang keluarga besar kami lakukan, yaitu memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW,” ujarnya.
Muhammad Ikhsan mengatakan peringatan Maulid Nabi diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi mampu menjadi momentum untuk menerapkan akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari. “Harapan kita semua, Maulid Nabi tidak hanya sekadar kita peringati, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari akhlak Rasulullah SAW menjadi suri teladan kita semua,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....