DPD IWAPI Papua Selatan Didorong Perkuat Pemberdayaan Perempuan hingga Kampung

  • 18 Sep 2026 13:35 WIB
  •  Merauke

RRI.CO.ID, Merauke: Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Papua Selatan didorong tidak hanya berkembang di tingkat provinsi dan kabupaten, tetapi mampu memberikan dampak nyata bagi pemberdayaan perempuan hingga ke kampung dan distrik.

Dorongan tersebut disampaikan Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo yang diwakili Staf Ahli bidang pengembangan Otonomi Khusus Soleman jambormias dalam kegiatan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) I DPD IWAPI Provinsi Papua Selatan, yang dirangkaikan dengan pengukuhan pengurus DPD IWAPI Papua Selatan serta pelantikan pengurus DPC IWAPI di empat kabupaten, Kamis 17 September 2026.

Dalam sambutannya, disampaikan bahwa perempuan memiliki peran penting dalam menghadapi berbagai tantangan, khususnya dalam pengembangan ekonomi dan dunia usaha. Perempuan disebut berasal dari kata empu, yang dimaknai sebagai sosok yang memiliki kemampuan, kuat, dan siap menghadapi berbagai tantangan.

Selain itu, para pengurus IWAPI diingatkan mengenai makna menjadi seorang pengurus. Pengurus berasal dari kata "urus", sehingga seorang pengurus harus mampu mengurus dan melayani kepentingan anggota serta masyarakat, bukan hanya kepentingan pribadi.

"Ketika kita menjadi pengurus organisasi, tugas kita bukan hanya mengurus diri sendiri, tetapi mengurus orang lain dan memberikan manfaat bagi orang yang kita layani," demikian pesan yang disampaikan.

Dalam kesempatan tersebut, IWAPI Papua Selatan juga didorong meningkatkan kreativitas dan inovasi dalam mengembangkan produk usaha. Kreativitas dinilai sudah banyak dimiliki oleh pelaku usaha, namun tantangannya adalah bagaimana mengubah kreativitas tersebut menjadi inovasi yang memberikan nilai tambah terhadap sebuah produk.

Salah satu contoh disampaikan melalui pengalaman pelaku usaha Papua Selatan yang mengikuti pameran di Mall Sarinah, Jakarta. Produk yang dibawa dalam pameran tersebut mampu menghasilkan omzet sekitar Rp80 juta lebih. Bahkan, produk kain batik lokal mendapat perhatian dan masuk sebagai salah satu produk unggulan untuk dipasarkan di Sarinah.

Pengalaman tersebut dinilai menjadi bukti bahwa produk lokal Papua Selatan memiliki peluang untuk dikembangkan dan dipasarkan lebih luas apabila didukung kualitas, kemasan, inovasi, serta strategi pemasaran yang baik.

IWAPI juga diharapkan dapat membangun keterhubungan antara pelaku usaha di tingkat provinsi dengan perempuan pelaku usaha di kampung dan distrik. Keberhasilan organisasi, menurutnya, bukan hanya ketika kegiatan mampu menjangkau tingkat nasional atau internasional, tetapi ketika manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat di kampung.

"Kalau ibu-ibu di kampung mampu berdiri sejajar dengan kita, mampu menghasilkan produk, dan produk lokal mereka kita berdayakan kemudian kita bawa untuk dipasarkan lebih luas, itu baru keberhasilan," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....