Tim Pengabdian Perkuat PHBS dan Keterampilan Usaha melalui Program Sabun MARO
- 08 Sep 2026 08:47 WIB
- Merauke
RRI.CO.ID, Merauke: Upaya meningkatkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sekaligus keterampilan produktif mahasiswa Orang Asli Papua (OAP) terus dilakukan melalui program pengabdian kepada masyarakat di Asrama Mahasiswa Yalimo, Merauke. Program bertajuk “Penguatan Ekonomi Hijau melalui Pelatihan Pembuatan Sabun MARO (Sabun Mandi Alami Redakan KaskadO) bagi Mahasiswa OAP” tersebut menggabungkan edukasi kesehatan, keselamatan kerja, keterampilan produksi, dan pengelolaan usaha.
Program ini dilaksanakan berdasarkan identifikasi terhadap sejumlah tantangan di lingkungan hunian komunal, terutama terkait kebersihan diri dan lingkungan, penggunaan sabun, kebiasaan berbagi barang pribadi, serta upaya mencegah penyakit kulit.
Selain itu, ketersediaan sabun yang belum selalu stabil dan keterbatasan keterampilan mahasiswa dalam pengelolaan usaha menjadi salah satu perhatian dalam pelaksanaan program.
Tahap awal kegiatan dilakukan pada 13 Juni 2026 melalui koordinasi, sosialisasi, observasi, serta pengumpulan data awal di Asrama Mahasiswa Yalimo. Hasil identifikasi kemudian menjadi dasar penyusunan materi dan bentuk pendampingan sesuai kebutuhan mahasiswa.
Selanjutnya, pada 13 Juli 2026, peserta mengikuti pelatihan PHBS dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Materi yang diberikan meliputi kebersihan diri dan lingkungan, penggunaan sabun secara tepat, kebersihan pakaian dan barang pribadi, hingga pencegahan risiko penularan penyakit kulit.
Materi K3 diberikan sebagai bekal sebelum mahasiswa memasuki tahap praktik produksi Sabun MARO, khususnya terkait penggunaan alat dan bahan, penggunaan alat pelindung diri, serta pencegahan risiko selama proses produksi.
Diperkuat Keterampilan Pengelolaan Usaha
Tidak hanya berfokus pada kesehatan, program ini juga memberikan pembekalan ekonomi melalui Pelatihan Pengelolaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pada 18 Juli 2026.
Mahasiswa mendapatkan materi mengenai perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP), pencatatan kas sederhana, dan pencatatan stok. Pembekalan tersebut bertujuan memberikan pemahaman bahwa pengembangan sebuah produk membutuhkan kemampuan produksi sekaligus pengelolaan biaya, persediaan, dan keuangan secara tertib.
Pelaksanaan kegiatan memberikan pengalaman baru bagi penghuni asrama. Mahasiswa mulai memahami pentingnya kebiasaan sederhana dalam menjaga kesehatan, seperti menggunakan sabun dengan benar, tidak menggunakan barang pribadi secara bergantian, menjaga kebersihan pakaian dan tempat tidur, serta melakukan pembersihan lingkungan secara rutin.
Sabun MARO Dorong Ekonomi Hijau
Program Sabun MARO tidak berhenti pada edukasi kesehatan. Tahapan selanjutnya diarahkan pada praktik pembuatan sabun, penerapan standar operasional prosedur (SOP) produksi dan K3, pencatatan setiap batch produksi, serta pengujian pH menggunakan pH meter digital.
Mahasiswa juga akan mendapatkan pendampingan dalam pengelolaan stok bahan baku dan produk, penggunaan buku kas, perhitungan biaya produksi, penetapan HPP, pengemasan, branding, hingga pemasaran.
Praktik pembuatan Sabun MARO dijadwalkan dilanjutkan pada September 2026 dengan menyesuaikan keberadaan mahasiswa di asrama. Pada periode Juli hingga Agustus, sebagian mahasiswa berada di luar asrama karena masa libur.
Sabun MARO dikembangkan sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif dalam mendukung kebersihan kulit sekaligus menjadi media pemberdayaan mahasiswa OAP. Pemanfaatan bahan seperti VCO, minyak sereh, dan minyak kayu putih juga diarahkan untuk memperkenalkan pemanfaatan potensi lokal yang sejalan dengan prinsip ekonomi hijau.
Ke depan, program ini diharapkan dapat membentuk kelompok mahasiswa yang memiliki kesadaran lebih baik terhadap kesehatan dan kebersihan, sekaligus mampu memproduksi, mengelola, dan mengembangkan Sabun MARO secara mandiri.
Dengan demikian, kegiatan pengabdian tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan pengetahuan, tetapi juga mendorong kemandirian kesehatan, keterampilan produktif, serta embrio usaha sederhana berbasis ekonomi hijau bagi mahasiswa OAP di Merauke.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....