Polsek Edera Pastikan Situasi Kembali Kondusif Pasca Bentrok Warga
- 08 Sep 2026 07:26 WIB
- Merauke
RRI.CO.ID, Merauke : Aparat kepolisian memastikan situasi keamanan di Distrik Edera, Kabupaten Mappi, berangsur pulih dan kondusif pasca pertikaian antar kelompok warga. Kondisi tersebut disampaikan setelah pertemuan antara Kepolisian, Pemerintah Distrik, serta kedua kelompok warga yang bertikai di Mapolsek Edera, Senin, 7 September 2026.
Pertikaian dipicu oleh minuman keras yang awalnya melibatkan pemuda Kompleks Jalan Angkasa RT 01 dan pemuda Kompleks Jalan Astra RT 01, kemudian berkembang melibatkan antar kampung. Aksi saling serang tersebut sempat melumpuhkan aktivitas masyarakat di ibu kota distrik dan mengakibatkan tiga unit rumah hangus terbakar.
| Baca juga: Polres Dukung Persiapan HUT Kemerdekaan |
Untuk mengantisipasi bentrokan susulan, personel Polsek Edera langsung bersiaga di lapangan guna menetralisasi keadaan dan mencegah eskalasi konflik. Pengamanan juga mendapat bantuan personel Brimob Kompi 2 Batalyon B, dengan langkah preventif untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Selain pengamanan, Polsek Edera melakukan mediasi dengan mempertemukan kedua pihak yang bertikai bersama tokoh adat dan tokoh masyarakat. Pertemuan rekonsiliasi tersebut dilakukan untuk mencari jalan tengah serta meredam emosi warga secara kekeluargaan.
Kapolsek Edera, Iptu M. Rusli Yusuf, mengatakan kedua pihak telah menunjukkan iktikad baik dan sepakat menahan diri serta tidak saling memprovokasi. “Kedua kubu telah kami pertemukan dan mereka bersepakat untuk sama-sama menahan diri serta tidak saling memprovokasi,” ujar Iptu M. Rusli Yusuf. Ia menyebut penyelesaian akar pemicu bentrokan masih ditunda karena beberapa warga yang terlibat langsung belum dapat hadir.
Kapolsek Edera mengimbau masyarakat tidak takut dan dapat kembali beraktivitas seperti biasa. Warga juga diminta bijak menyaring informasi yang beredar di media sosial maupun lingkungan sekitar serta tidak menyebarkan informasi atau isu yang belum jelas kebenarannya karena berpotensi kembali memicu ketegangan dan mengganggu situasi kamtibmas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....