Kasus Gigitan Hewan Capai 50 Kasus

  • 07 Sep 2026 08:01 WIB
  •  Merauke

RRI.CO.ID, Merauke : Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan mencatat sekitar 50 kasus gigitan hewan penular rabies atau GHPR di Kabupaten Merauke sepanjang 2026. Kasus tersebut dilaporkan dari sejumlah Puskesmas dan rumah sakit, dengan gigitan anjing menjadi kasus yang paling dominan, disampaikan Pengelola Program Zoonosis dan PAGHBTB Dinkes Papua Selatan, Mukhamad Antonio Nur Vicasco, S.K.M.

Antonio menjelaskan, selain rabies, penyakit zoonosis yang menjadi perhatian antara lain leptospirosis dan antraks. Penularan dapat terjadi secara langsung, seperti rabies melalui gigitan hewan terinfeksi, maupun tidak langsung, seperti leptospirosis melalui urin tikus yang mencemari genangan banjir atau lingkungan persawahan.

“Untuk pelaporan di tahun 2026 ini jumlah kasusnya dari berbagai Puskesmas dan ada beberapa Puskesmas melapor dan juga rumah sakit itu sekitar 50 kasus untuk gigitan saja,” ujar Antonio pada Sabtu, 5 September 2026.

Ia menyebut Papua Selatan masih merupakan wilayah non-endemis rabies dan hingga saat ini belum ditemukan kasus positif rabies pada manusia. Namun, kasus gigitan hewan tetap terjadi sehingga masyarakat yang mengalami gigitan perlu segera mendapatkan tata laksana berupa pencucian luka, sementara pemberian vaksin anti-rabies dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan dan memenuhi persyaratan medis.

Untuk mendukung penanganan kasus, Dinkes Papua Selatan mendapatkan vaksin anti-rabies dari Kementerian Kesehatan dengan jumlah yang masih terbatas. Ketersediaan vaksin terus dikoordinasikan dengan Kementerian Kesehatan, termasuk untuk kebutuhan tahun 2026 dan 2027.

Antonio mengimbau masyarakat menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, terutama setelah melakukan kontak dengan hewan. Masyarakat diminta mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, menjaga kesehatan hewan peliharaan, serta segera melaporkan kasus gigitan atau kejadian zoonosis ke Puskesmas terdekat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....