Kodim Boven Digoel Bangun 20 Titik Air Bersih
- 19 Agt 2026 06:41 WIB
- Merauke
RRI.CO.ID, Boven Digoel: Kodim 1711/Boven Digoel terus memperluas akses air bersih bagi masyarakat melalui program TNI Manunggal Air Bersih (TMAB). Sejak Januari hingga Agustus 2026, sedikitnya 20 titik air bersih telah dibangun di sejumlah distrik di Kabupaten Boven Digoel.
Dandim 1711/Boven Digoel Letkol Inf Andry Christian mengatakan, pembangunan sarana air bersih tersebut mencakup wilayah Waropko, Mindiptana, Mandobo hingga Distrik Jair. Program ini menjadi salah satu upaya TNI membantu masyarakat yang masih menghadapi keterbatasan akses terhadap kebutuhan dasar.
Menurut Andry, pembangunan air bersih masih menghadapi kendala geografis dan keterbatasan infrastruktur. Dari 20 distrik di Kabupaten Boven Digoel, masih terdapat sekitar 14 distrik yang belum dapat dijangkau melalui transportasi darat.
"Mulai dari Januari sampai dengan Agustus ini kami sudah membangun TNI Manunggal Air Bersih di beberapa distrik, mulai dari Waropko, Mindiptana, Mandobo sampai dengan Distrik Jair. Kami sudah membangun kurang lebih sekitar 20 titik air bersih," ujar Andry dalam dialog di RRI Merauke, Senin, 17 Agustus 2026.
Selain air bersih, Kodim 1711/Boven Digoel juga memberikan perhatian terhadap fasilitas pendidikan bagi anak-anak dari wilayah terpencil. Melalui program karya bakti skala besar, TNI merehabilitasi asrama siswa yang berasal dari distrik Yani Ruma, Kombai dan Korowai, termasuk pembangunan MCK dan penyediaan air bersih.
Andry menjelaskan, para siswa dari wilayah tersebut harus menempuh perjalanan jauh menggunakan transportasi air maupun longboat untuk melanjutkan pendidikan di Tanah Merah. Kondisi asrama yang ditempati sebelumnya dinilai belum layak dan tidak memiliki fasilitas sanitasi yang memadai.
Ia berharap Pemerintah Kabupaten Boven Digoel turut memberikan perhatian terhadap anak-anak dari distrik terpencil yang memiliki keterbatasan akses pendidikan. Menurutnya, sejumlah wilayah hanya memiliki fasilitas pendidikan hingga tingkat SD, sehingga siswa harus menuju Tanah Merah untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP dan SMA.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....