ASI Eksklusif Lindungi Bayi dari Risiko Infeksi

  • 10 Agt 2026 08:00 WIB
  •  Merauke

RRI.CO.ID, Merauke : Pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan penting untuk menjaga kesehatan bayi, terutama melindungi saluran pencernaan dari berbagai bakteri penyebab penyakit. Dokter Spesialis Anak RSUD Merauke, dr. Meyke Mardelis Ranggabua, SpA, mengatakan bayi yang tidak mendapatkan ASI eksklusif lebih rentan mengalami infeksi, diare, alergi, hingga gangguan pertumbuhan, pada Jum'at, 7 Agustus 2026.

dr. Meyke menjelaskan, ASI mengandung zat kekebalan tubuh, salah satunya sekretori immunoglobulin A (IgA), yang berperan menjaga lapisan usus bayi yang masih belum sempurna. Perlindungan tersebut membantu mencegah bakteri patogen masuk ke saluran pencernaan dan menyebabkan gangguan kesehatan.

“Pemberian ASI eksklusif itu sangat penting untuk menjaga kesehatan saluran cerna bayi,” ujar dr. Meyke. Menurutnya, pemberian susu formula sebelum bayi berusia enam bulan juga perlu memperhatikan kebersihan dalam proses penyiapan karena praktik yang tidak higienis dapat meningkatkan risiko masuknya bakteri penyebab penyakit.

Ia mengatakan, kondisi ibu yang sedang sakit tidak selalu menjadi alasan untuk menghentikan pemberian ASI kepada bayi. Ibu yang belum dapat menyusui secara langsung tetap dapat memerah atau memompa ASI untuk diberikan kepada bayi, termasuk bagi bayi prematur yang menjalani perawatan di ruang NICU atau ICU.

“Setetes demi setetes pun itu sangat berharga bagi bayinya,” katanya. Namun, terdapat kondisi medis tertentu pada ibu yang memang menjadi pertimbangan untuk tidak memberikan ASI secara langsung sehingga diperlukan penanganan dan rekomendasi tenaga kesehatan.

Selain kondisi kesehatan ibu, teknik menyusui juga perlu diperhatikan agar bayi memperoleh ASI secara optimal. Menurut dr. Meyke, posisi dan perlekatan yang tepat menjadi dua hal penting dalam menyusui karena perlekatan yang kurang baik dapat membuat ASI tidak keluar secara optimal, menyebabkan ibu mengalami peradangan pada payudara, serta membuat berat badan bayi tidak bertambah dengan baik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....