Kebutuhan ASI Berubah Seiring Usia Bayi

  • 10 Agt 2026 07:57 WIB
  •  Merauke

RRI.CO.ID, Merauke : Kebutuhan nutrisi bayi mengalami perubahan seiring bertambahnya usia sehingga pemberian ASI perlu disertai Makanan Pendamping ASI (MPASI) pada waktu yang tepat. Penanggung Jawab Gizi Dinkes PPKB Provinsi Papua Selatan, Aliyah Zainuddin, SKM, menjelaskan proporsi kebutuhan ASI dan MPASI berubah secara bertahap mulai usia enam bulan hingga dua tahun, pada Jum'at, 7 Agustus 2026.

Pada usia enam hingga sembilan bulan, ASI masih memenuhi sekitar 70 persen kebutuhan bayi, sementara 30 persen lainnya dipenuhi melalui MPASI. Pemberian MPASI dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan usia, kemampuan makan, serta kebutuhan gizi bayi.

Memasuki usia sembilan hingga 12 bulan, kebutuhan bayi terhadap ASI dan MPASI menjadi lebih seimbang. Pada fase tersebut, sekitar 50 persen kebutuhan bayi dapat dipenuhi melalui ASI dan 50 persen lainnya berasal dari MPASI.

Setelah bayi berusia satu tahun hingga dua tahun, kebutuhan MPASI semakin besar dan dapat memenuhi sekitar 70 persen kebutuhan nutrisi anak. Sementara itu, sekitar 30 persen kebutuhan tetap dapat dipenuhi melalui pemberian ASI.

Meskipun proporsi kebutuhan nutrisi berubah, pemberian ASI tetap dianjurkan untuk dilanjutkan hingga anak berusia dua tahun. Pemberian ASI secara berkelanjutan bersama MPASI yang sesuai kebutuhan menjadi bagian penting dalam mendukung pemenuhan gizi dan tumbuh kembang anak.

Aliyah menekankan, pemenuhan kebutuhan gizi anak perlu dilakukan sesuai tahapan usia dengan tetap memperhatikan kualitas makanan pendamping yang diberikan. Kombinasi ASI dan MPASI yang tepat diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi anak selama masa pertumbuhan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....