DPMPTSP Dorong Investor Prioritaskan Tenaga Kerja Orang Asli Papua

  • 06 Agt 2026 08:36 WIB
  •  Merauke

RRI.CO.ID, Merauke: Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Papua Selatan, Petrus Assem, mengajak para investor yang akan menanamkan modal di Papua Selatan untuk menghormati masyarakat adat, mematuhi prosedur yang berlaku, serta memprioritaskan pemberdayaan Orang Asli Papua (OAP).

Petrus mengatakan langkah pertama yang harus dilakukan investor sebelum menjalankan usahanya adalah membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat, khususnya pemilik hak ulayat atas tanah.

"Kalau ingin berinvestasi di Papua Selatan, datanglah dengan baik dan meminta izin kepada masyarakat, karena masyarakat adalah pemilik hak atas tanah. Itu yang paling penting," ujarnya pada Kamis, 6 Agustus 2026.

Selain itu, Petrus menekankan pentingnya perusahaan memberikan kesempatan kerja yang lebih besar kepada tenaga kerja lokal, khususnya Orang Asli Papua. Menurutnya, pemberdayaan tidak cukup hanya memberikan pekerjaan pada level dasar, tetapi juga harus membuka peluang pengembangan karier hingga menduduki posisi strategis di perusahaan.

"Kami berharap tenaga kerja lokal, terutama Orang Asli Papua, diprioritaskan. Mereka juga harus diberikan pembinaan dan pendidikan sehingga dalam 10 hingga 15 tahun ke depan dapat menduduki jabatan manajerial bahkan menjadi direktur perusahaan, bukan hanya ditempatkan sebagai tenaga keamanan atau pekerja lapangan," katanya.

Petrus juga mengajak masyarakat untuk memandang investasi sebagai peluang yang dapat memberikan manfaat bagi pembangunan daerah. Menurutnya, kehadiran investasi mampu menciptakan lapangan kerja, menggerakkan perekonomian, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat apabila dikelola dengan baik dan memberikan manfaat bagi seluruh pihak.

"Masyarakat juga perlu melihat bahwa investasi yang masuk ke suatu daerah dapat memberikan manfaat yang besar bagi pembangunan dan kesejahteraan bersama," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....