Hepatitis B dan C Perlu Deteksi Dini

  • 05 Agt 2026 05:47 WIB
  •  Merauke

RRI.CO.ID, Merauke: Hepatitis merupakan peradangan pada sel-sel hati yang dapat disebabkan oleh infeksi, autoimun, maupun gangguan metabolik. Ahli Penyakit Dalam RSUD Merauke, dr. Marcelino Richardo, Sp.PD, mengatakan pembahasan mengenai hepatitis difokuskan pada hepatitis B dan hepatitis C karena keduanya dapat menyebabkan sirosis hati dan kanker hati. Hal tersebut disampaikan pada Selasa, 5 Agustus 2025.

Menurut dr. Marcelino, hepatitis akibat autoimun tergolong sangat jarang dengan angka kejadian kurang dari satu persen. Sementara itu, hepatitis akibat gangguan metabolik semakin banyak ditemukan seiring perubahan pola hidup dan pola makan masyarakat.

"Hepatitis B dan hepatitis C menjadi perhatian karena dalam jangka panjang dapat menyebabkan sirosis hati maupun kanker hati. Selain itu juga dapat menurunkan produktivitas pasien dan meningkatkan kebutuhan pengobatan dalam jangka panjang," ujar dr. Marcelino.

Ia menyebutkan secara global terdapat sekitar 240 juta penderita hepatitis B. Di Indonesia diperkirakan terdapat 6,7 juta penderita hepatitis B dan sekitar 2,7 juta penderita hepatitis C, sedangkan data di Merauke pada tahun 2025 menunjukkan lebih dari 11 ribu ibu hamil menjalani pemeriksaan dan sekitar lima persen di antaranya terdeteksi positif hepatitis B.

Menurutnya, prevalensi hepatitis B di Indonesia menurun dari sekitar tujuh persen pada 2013 menjadi 2,4 persen pada 2023 setelah pelaksanaan program skrining dan imunisasi. Ia mengatakan imunisasi bagi bayi baru lahir, ibu hamil, calon pengantin, dan kelompok berisiko menjadi salah satu upaya pencegahan hepatitis B.

Dr. Marcelino menambahkan hepatitis C belum memiliki vaksin, namun telah tersedia pengobatan sejak 2014 dengan tingkat kesembuhan mencapai sekitar 99 persen apabila ditangani sejak dini. Sementara pada hepatitis B, pengobatan dilakukan untuk mengendalikan jumlah virus sehingga dapat menurunkan risiko terjadinya sirosis hati dan kanker hati.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....