Kominfo Papsel Siapkan Teknologi Fanto

  • 02 Jul 2026 12:25 WIB
  •  Merauke

RRI.CO.ID,Merauke : Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Papua Selatan terus mengembangkan berbagai inovasi untuk memperluas akses telekomunikasi di wilayah yang masih mengalami keterbatasan jaringan. Selain menghadirkan layanan internet berbasis satelit, pemerintah kini menyiapkan teknologi baru yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas konektivitas hingga ke daerah terpencil.

Rahmat Arifianto Rahanar Kepala Bidang Aplikasi Informatika Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Provinsi Papua Selatan mengatakan penggunaan internet berbasis satelit selama ini telah membantu membuka akses komunikasi di sejumlah wilayah. Namun, terdapat sejumlah tantangan dalam pemanfaatannya, terutama ketika jaringan dibuka secara bebas kepada masyarakat.

"Tujuan penggunaan layanan internet satelit adalah menghadirkan konektivitas di lokasi yang sebelumnya belum memiliki akses. Namun ketika akses tersebut dibuka secara bebas, masyarakat akan berkumpul di satu titik sehingga perlu ada solusi yang lebih efektif." Ujar Rahmat saat dialog di RRI Merauke. Kamis 2 Juli 2026.

Rahmat menjelaskan, sebagai tindak lanjut dari kondisi tersebut, Diskominfostaper papua selatan tengah menyiapkan penerapan teknologi Fanto yang direncanakan mulai diperkenalkan pada 2026 dan dikembangkan lebih luas pada 2027. Teknologi tersebut memanfaatkan koneksi internet satelit yang kemudian dikonversi menjadi sinyal seluler 4G sehingga dapat diakses masyarakat melalui telepon genggam tanpa bergantung pada jaringan Wi-Fi.

Menurut Rahmat, pengembangan teknologi tersebut akan dilakukan melalui kolaborasi antara Diskominfostaper Papua Selatan dengan operator telekomunikasi. Pemerintah provinsi akan menyiapkan pusat koneksi internet, sementara penyebaran sinyal dilakukan melalui teknologi pendukung sehingga jangkauan layanan menjadi lebih luas.

Sementara itu, program perluasan konektivitas internet di wilayah blank spot tetap menjadi prioritas pemerintah daerah sepanjang tahun 2026. Pelaksanaan program dilakukan secara bertahap berdasarkan hasil pemetaan kebutuhan dan koordinasi bersama pemerintah kabupaten.

Ia berharap pengembangan teknologi digital yang dilakukan Pemerintah Provinsi Papua Selatan dapat mempercepat pemerataan akses informasi, mendukung pelayanan publik, serta memperkuat konektivitas antardaerah di seluruh wilayah Papua Selatan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....