Pendidikan Antikorupsi Dinilai Mampu Putus Mata Rantai Korupsi
- 25 Mei 2026 07:38 WIB
- Merauke
RRI.CO.ID, Merauke : Pendidikan antikorupsi dinilai menjadi langkah strategis dalam membangun karakter generasi muda. Penilaian tersebut disampaikan PPUPD Ahli Madya Inspektorat Provinsi Papua Selatan, Laode Irja Gozali, saat berdialog dengan siswa SMA Negeri 3 Merauke, Jumat, 22 Mei 2026.
Menurutnya, pendidikan tidak hanya bertujuan menghasilkan lulusan yang cerdas secara akademik. Pendidikan juga harus membentuk karakter yang jujur, adil, dan bertanggung jawab.
“Tujuan utama pendidikan itu karakter bangsa. Karakter yang jujur dan adil harus ditanamkan sejak dini,” ujarnya.
Laode mengatakan berbagai program pendidikan antikorupsi telah dikembangkan oleh pemerintah dan KPK. Program tersebut menyasar sekolah hingga perguruan tinggi.
Penanaman nilai integritas sejak usia sekolah dianggap penting untuk memutus mata rantai korupsi. Dengan pemahaman yang baik, generasi muda dapat menolak berbagai bentuk penyimpangan.
Ia berharap siswa menjadi pelopor budaya antikorupsi di lingkungan sekolah dan masyarakat. Kebiasaan baik yang dibangun sejak sekarang akan menentukan kualitas kepemimpinan di masa depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....