Dampak Kelangkaan BBM di Merauke
- 12 Apr 2026 09:36 WIB
- Merauke
RRI.CO.ID,Merauke : Kelangkaan energi bahan bakar minyak (BBM) menjadi perhatian berbagai pihak, termasuk di kabupaten merauke, Provinsi papuasSelatan. Kondisi ini dipicu oleh dinamika global yang berdampak pada distribusi energi di berbagai negara.
Dormasan Pasaribu Ketua komisi II DPR Merauke mengatakan situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah disebut menjadi salah satu penyebab utama terganggunya distribusi BBM. Penutupan jalur strategis seperti selat Hormuz berdampak pada rantai pasok energi, terutama bagi negara yang masih bergantung pada impor minyak.
| Baca juga: BPBD Perkuat Mitigasi Hadapi Ancaman El Nino |
Indonesia sebagai negara pengimpor BBM turut merasakan dampak tersebut. Keterbatasan produksi dalam negeri membuat kebutuhan energi harus dipenuhi dari luar, sehingga gangguan distribusi global berimbas langsung pada kondisi ekonomi dan stabilitas dalam negeri.
Pemerintah pusat dan daerah disebut telah mengambil langkah antisipatif untuk mengurangi dampak kelangkaan BBM. Salah satunya melalui kebijakan kerja dari rumah atau work from home (WFH) guna menekan mobilitas masyarakat dan penggunaan bahan bakar.
| Baca juga: BPBD Petakan Wilayah Rawan Kekeringan |
“Kelangkaan energi ini berdampak luas, baik secara ekonomi maupun politik, sehingga perlu langkah antisipasi dari pemerintah agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” ujar Dormasan Pasaribu, S.Sos., M.Si, Ketua Komisi II DPR Merauke.
Di Provinsi Papua Selatan, termasuk kabupaten merauke, kebijakan tersebut juga mulai diterapkan melalui surat edaran pemerintah daerah. Meski demikian, sektor pelayanan publik seperti rumah sakit tetap diharapkan berjalan normal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....