Media Sosial Jadi Tantangan Baru Pencegahan Radikalisme

  • 16 Mar 2026 08:09 WIB
  •  Merauke

RRI.CO.ID, Merauke: Perkembangan media sosial menjadi tantangan baru dalam pencegahan radikalisme. Hal tersebut disampaikan oleh Sigit Pramono dalam dialog bersama RRI Merauke.

Ia menilai penyebaran paham ekstrem kini semakin mudah melalui internet. Informasi dapat diakses oleh siapa saja tanpa batas.

“Informasi tidak bisa dibendung, termasuk pemikiran radikalisme yang banyak disebarkan melalui media sosial,” ujarnya pada Jum'at, 13 Maret 2026.

Menurutnya pencegahan harus dilakukan dengan memanfaatkan media yang sama. Kampanye toleransi dan moderasi beragama perlu disebarkan secara masif di platform digital.

Ia juga mengajak tokoh agama untuk aktif memberikan edukasi kepada generasi muda. Hal tersebut penting agar masyarakat memiliki pemahaman agama yang moderat.

Dengan langkah tersebut diharapkan masyarakat tidak mudah terpengaruh propaganda ekstrem. Media sosial justru dapat menjadi sarana memperkuat toleransi dan persatuan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....