Mantan Napiter Sebut Radikalisme Lahir dari Rasa Paling Benar

  • 16 Mar 2026 08:04 WIB
  •  Merauke

RRI.CO.ID, Merauke: Rasa paling benar disebut Sigit Pramono, S.H, Warga Binaan Densus 88 AT Polri Satgaswil Papua sebagai salah satu ciri utama pemikiran radikal. Hal tersebut diungkapkan oleh Sigit Pramono dalam dialog bersama RRI Merauke.

Ia mengatakan seseorang yang terpapar radikalisme sering merasa memiliki pemahaman agama paling benar. Akibatnya mereka mudah menyalahkan kelompok lain.

“Orang yang berpaham radikal cenderung terlalu percaya diri dengan pemahamannya. Mereka merasa paling benar dan mudah menghakimi orang lain,” ujarnya pada Jum'at, 13 Maret 2026.

Menurutnya sikap tersebut lahir dari pemahaman agama yang terlalu tekstual. Selain itu juga tidak mempertimbangkan pandangan ulama dan perbedaan pendapat dalam Islam.

Ia menilai sikap eksklusif tersebut dapat memicu konflik sosial. Masyarakat kemudian terpecah karena perbedaan pemahaman keagamaan.

Oleh karena itu ia mengingatkan pentingnya sikap terbuka dalam mempelajari agama. Perbedaan pandangan seharusnya menjadi rahmat, bukan alasan untuk saling menyalahkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....