Sekolah Rakyat 77 Jemput Anak Tidak Sekolah

  • 02 Mar 2026 10:12 WIB
  •  Merauke

RRI.CO.ID, Merauke: Sekolah Rakyat Terintegrasi 77 Merauke menerapkan sistem seleksi khusus bagi peserta didik yang berasal dari keluarga miskin ekstrem. Proses penerimaan siswa tidak dilakukan melalui pendaftaran umum seperti sekolah reguler, pada Senin, 2 Maret 2026.

Seleksi dilakukan melalui pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) yang turun langsung ke lapangan. Anak-anak diidentifikasi, diasesmen, dan diwawancarai bersama orang tua sebelum dijemput dan dibawa ke sekolah.

“Sekolah rakyat tidak membuka pendaftaran, kami menampung anak-anak yang dijemput oleh pendamping PKH setelah asesmen. Mereka berasal dari keluarga miskin ekstrem yang masuk data sosial ekonomi nasional,” ujarnya.

Sasaran utama sekolah ini adalah anak-anak dari keluarga kategori desil satu dan desil dua. Di luar kategori tersebut, tidak menjadi target program Sekolah Rakyat.

Sekolah Rakyat Terintegrasi 77 Merauke membuka jenjang SD dan SMP dengan sistem sekolah terintegrasi dalam satu kawasan pendidikan. Model ini memudahkan akses belajar bagi anak-anak dari berbagai latar belakang keterbatasan.

Pendekatan jemput bola menjadi ciri khas utama Sekolah Rakyat dalam memperluas akses pendidikan. Negara hadir langsung melalui sistem pendampingan sosial untuk memastikan anak-anak miskin tetap memperoleh hak pendidikan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....