Sekolah Rakyat 77 Fokus Putus Rantai Kemiskinan
- 02 Mar 2026 10:10 WIB
- Merauke
RRI.CO.ID, Merauke: Sekolah Rakyat Terintegrasi 77 Merauke mengusung visi besar membangun masa depan anak-anak dari keluarga miskin ekstrem. Program pendidikan ini dirancang sebagai solusi struktural untuk mengatasi kemiskinan berbasis pendidikan, pada Senin, 2 Maret 2026.
Sekolah ini menyasar anak-anak yang sebelumnya tidak memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan, khususnya lulusan SD di kampung-kampung terpencil. Mereka yang tidak bisa mengakses SMP menjadi prioritas utama penerimaan siswa.
| Baca juga: Yasuka Soroti Anak Putus Sekolah |
“Konsep besarnya adalah menciptakan satu sarjana dari satu keluarga miskin, sehingga ketika anak itu berhasil, ekonomi keluarganya ikut terangkat. Tujuan mulianya adalah memutus mata rantai kemiskinan,” ujar Kepala Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi 77 Kabupaten Merauke, Budi Sutomo.
Program ini sejalan dengan kebijakan nasional pembangunan sumber daya manusia berbasis pemerataan akses pendidikan. Pendidikan diposisikan sebagai instrumen utama perubahan sosial dan ekonomi.
Sekolah Rakyat tidak hanya menargetkan kelulusan formal, tetapi juga kesinambungan pendidikan hingga jenjang SMA dan perguruan tinggi. Negara hadir dalam memastikan keberlanjutan pendidikan siswa dari keluarga miskin ekstrem.
Dengan pendekatan tersebut, Sekolah Rakyat diharapkan melahirkan generasi baru yang mandiri secara ekonomi. Pendidikan dijadikan pintu utama keluar dari lingkaran kemiskinan struktural di kampung-kampung.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....