Pemerintah Distribusi Bantuan Logistik ke Danowage-Yaniruma
- 21 Feb 2026 06:54 WIB
- Merauke
RRI.CO.ID, Merauke: Pemerintah Provinsi Papua Selatan dan Kabupaten Boven Digoel mendistribusikan bantuan logistik ke Kampung Danowage dan Distrik Yaniruma pasca insiden penembakan pesawat Smart Air, Rabu, 11 Februari 2026 pekan lalu. Diketahui sebelumnya, Pesawat Smart Air dengan nomor registrasi PK-SNR milik PT. Smart Air Aviation ditembaki Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Danowage.
Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo melalui keterangan yang diterima, Jumat 20 Februari 2026 menjelaskan, pasca aksi saling tembak antara TNI/Polri dengan KKB kala itu, mengakibatkan aktivitas perekonomian tidak berjalan dengan baik dan warga setempat membutuhkan bantuan bahan makanan.
" kita sudah mengumpulkan bahan makanan, baik TNI/Polri maupun pemerintah daerah baik provinsi maupun Kabupaten Boven Digoel, namun susah didistribusikan saat itu, dikarenakan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menutup sementara penerbangan pesawat perintis dari dan ke Danawage -Yaniruma dengan alasan keamanan "kata dia.
| Baca juga: BPBD Petakan Wilayah Rawan Kekeringan |
Oleh karena itu, pemerintah provinsi dan kabupaten menyurat kepada Kemenhub agar dapat diberikan izin khusus untuk membawa bantuan logistic berupa bahan makanan ke Danowage dan Yaniruma yang menjadi daerah terdampak.
"Akhirnya, kami dengan bupati ke surat Kemenhub supaya ada izin khusus membawa bantuan logistik berupa bahan makanan ke Danowage dan Yaniruma,"ujarnya.
Melalui surat itu, kata dia, pada Kamis 19 Februari 2026 pagi, Kemenhub tengah memberikan izin, akhirnya bantuan tersebut sudah dibawa ke Danowage dan Yaniruma. "Memang itu sangat mendesak, namun kita bisa saling berkomunikasi dengan baik antara Pemerintah Provinsi Papua Selatan dan Pemerintah Kabupaten Boven Digoel termasuk dengan aparat TNI/Polri,"ucapnya.
| Baca juga: BPBD Petakan Wilayah Rawan Kekeringan |
Apolo mengatakan, melalui komunikasi yang baik dan kolaborasi yang baik, penanganan bisa dilakukan dengan baik pula, baik berupa evakuasi maupun pendistribusian bantuan logistik. "Kedepan kita akan terus membantu sampai situasi kambtimas benar-benar pulih kembali seperti sediakala dan aktivitas perekonomian masyarakat normal kembali,"ujarnya.
Ia menyebut, pihaknya sudah berkoordinasi dengan aparat TNI/Polri untuk terus membantu mendampingi masyarakat disekitar lokasi kejadian.
Dia menambahkan, pendampingan bakal dilakukan hingga keamanan pulih kembali seperti semula, aktivitas perekonomian bisa berjalan normal kembali, sehingga masyarakat tidak terus bergantung lagi pada bantuan logistik dari pemerintah.
Sekedar informasi, Pesawat Smart Air dengan nomor registrasi PK-SNR milik PT. Smart Air Aviation ditembak di Kampung Danowage, Distrik Yaniruma, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan. Pesawat tersebut terbang dari Tanah Merah tujuan Lapangan Terbang Korowai Batu Kampung Danowage dengan membawa 13 penumpang.
Namun, saat mendarat di Lapangan Terbang Korowai Batu, pesawat ditembak oleh kelompok KKB. Pilot bersama co-pilot dan para penumpang menyelamatkan diri ke hutan. Meski sempat melarikan diri ke dalam hutan, pilot dan co-pilot ditemukan oleh para penembak, dan dieksekusi hingga keduanya meninggal dunia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....