Tradisi Barzanji Tetap Dilestarikan di Masjid Pasar Wamanggu
- 28 Agt 2026 07:55 WIB
- Merauke
RRI.CO.ID,MERAUKE : Tradisi Barzanji masih dilaksanakan masyarakat Sulawesi Selatan dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Tradisi tersebut menjadi bagian dari kegiatan keagamaan yang diwariskan secara turun-temurun. Barzanji dilaksanakan sebagai rangkaian doa dalam memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW.
Kegiatan ini juga menjadi momentum bagi umat Islam untuk mengenang perjalanan dan perjuangan Rasulullah. Salah satu masjid yang hingga kini masih mempertahankan tradisi tersebut adalah Masjid Nurul Mujahidin Wamanggu. Pengurus masjid tetap menjadikan Barzanji sebagai bagian dari rangkaian peringatan Maulid Nabi.
Hal ini di sampaikan oleh Haji Ali Syahbana, SE., M.Si., Ketua Pengurus Kesejahteraan Masjid (PKM) Nurul Mujahidin Pasar Wamanggu . Haji Ali mengatakan bahwa pelaksanaan Barzanji telah menjadi tradisi di kalangan masyarakat Sulawesi Selatan khusunya di Masjid pasar Wamanggu Merauke.
“Ya, kami di Wamanggu tetap memegang tradisi Barzanji saat Maulid Nabi dengan tujuan mengenang kelahiran Rasulullah sekaligus mengingatkan umat Islam mengikuti keteladanannya,” ungkap Ali Syahbana, Kamis 27 Agustus 2026.
Pelaksanaan Maulid Nabi di Masjid Nurul Mujahidin Pasar Wamanggu diawali dengan pembacaan Barzanji. Kegiatan tersebut biasanya dilaksanakan setelah salat Zuhur atau salat Asar, kemudian dilanjutkan dengan pembagian ember Maulid kepada jamaah. Pada malam harinya, rangkaian peringatan Maulid Nabi dilanjutkan dengan kegiatan tausiah.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman keagamaan sekaligus memperkuat nilai keteladanan Nabi Muhammad SAW. Menurut Ali Syahbana, peringatan Maulid Nabi tidak hanya sebatas kegiatan seremonial. Peringatan tersebut memiliki makna penting untuk mengingatkan umat Islam agar terus meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
Pelestarian tradisi Barzanji di Masjid Nurul Mujahidin Pasar Wamanggu diharapkan dapat terus dilakukan sebagai bagian dari kegiatan keagamaan masyarakat. Selain mempertahankan tradisi, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk memperkuat pemahaman umat terhadap keteladanan Nabi Muhammad SAW.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....