Investor Diminta Hormati Hak Masyarakat Adat

  • 06 Agt 2026 08:31 WIB
  •  Merauke

RRI.CO.ID,Merauke : Pemerintah Provinsi Papua Selatan mengakui masih terdapat sejumlah tantangan dalam mendorong investasi di wilayah tersebut. Kondisi geografis, keterbatasan infrastruktur, hingga komunikasi dengan masyarakat adat menjadi faktor yang perlu diperhatikan oleh setiap investor.

Petrus Assem, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Papua Selatan, mengatakan luas wilayah Papua Selatan membuat sebagian lokasi investasi berada jauh dari akses jalan maupun pelabuhan. Kondisi tersebut mengharuskan perusahaan menyiapkan infrastruktur pendukung agar kegiatan usaha dapat berjalan.

Ia menjelaskan pemerintah terus berupaya mendukung investasi melalui koordinasi dengan pemerintah kabupaten maupun instansi terkait. Dukungan tersebut dilakukan sesuai kewenangan masing-masing agar iklim investasi tetap kondusif.

Menurut Petrus Assem, komunikasi antara perusahaan dan masyarakat menjadi faktor penting dalam keberhasilan investasi. Dinas Penanaman Modal dan PTSP Papua Selatan secara rutin menerima laporan maupun pengaduan yang berkaitan dengan kegiatan investasi di lapangan.

Ia mengatakan setiap persoalan yang muncul diupayakan diselesaikan melalui dialog dengan seluruh pihak. Pendekatan tersebut dilakukan untuk mencari solusi yang dapat diterima bersama tanpa mengabaikan hak dan kewajiban masing-masing pihak.

Petrus Assem menegaskan bahwa hal paling penting yang harus diperhatikan investor adalah membangun komunikasi dan menghormati masyarakat adat sejak awal proses investasi. Menurutnya, hubungan yang baik akan menciptakan rasa saling percaya dan mendukung kelancaran kegiatan usaha.

Ia menilai masyarakat Papua pada dasarnya terbuka terhadap kehadiran investor yang datang dengan itikad baik dan mengikuti prosedur yang berlaku. Sebaliknya, persoalan dapat muncul apabila komunikasi dengan masyarakat tidak dibangun sejak awal.

"Masyarakat Papua terbuka terhadap siapa saja yang datang dengan baik. Karena itu, komunikasi dan pendekatan kepada masyarakat harus menjadi prioritas," ujar petrus assem. Kamis 06 agustus 2026 di rri merauke.

Petrus Assem juga menyampaikan bahwa pemerintah terus menjalin komunikasi dengan sejumlah calon investor yang berminat menanamkan modal di Papua Selatan. Minat investasi tersebut berasal dari berbagai sektor yang disesuaikan dengan potensi unggulan di masing-masing daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....