Satreskrim Polres Merauke Olah TKP Kebakaran Kampung Wogekel

  • 05 Okt 2026 06:57 WIB
  •  Merauke

RRI.CO.ID, Merauke : Satuan Reserse Kriminal Polres Merauke bersama personel Pos Pol Ilwayab melaksanakan olah Tempat Kejadian Perkara kebakaran di Kompleks Pasar dan Perumahan, Kampung Wogekel, Distrik Ilwayab, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan.

Kegiatan olah TKP dilaksanakan pada Kamis, 1 Oktober 2026, mulai pukul 14.00 WIT hingga selesai. Olah TKP merupakan bagian dari proses penyelidikan untuk mengetahui penyebab dan awal mula kebakaran yang menghanguskan sejumlah bangunan.

KBO Satreskrim Polres Merauke Ipda Stevend Eka Dapo, S.H., bersama personel Satreskrim dan Pos Pol Ilwayab mendatangi lokasi kejadian. Petugas memeriksa kondisi TKP, mengamankan barang bukti, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.

“Kami melakukan olah TKP untuk mengetahui penyebab dan awal mula kebakaran. Barang bukti yang diduga berkaitan dengan sumber api telah kami amankan untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” ujar Ipda Stevend Eka Dapo.

Kebakaran terjadi pada Rabu, 30 September 2026, sekitar pukul 08.30 WIT. Api membakar sejumlah bangunan di Kompleks Pasar dan Perumahan, termasuk Posramil 1707-04/Kimaam. Berdasarkan informasi awal, kebakaran diduga bermula dari mesin diesel yang mengalami korsleting di dalam rumah milik saudara inisial DK di belakang Posramil. Api kemudian merambat hingga kawasan Bank Papua Kampung Wogekel.

Dalam kegiatan olah TKP, personel mengamankan satu unit mesin diesel milik DK yang diduga berkaitan dengan sumber awal kebakaran. Dari pemeriksaan sementara, sejumlah rumah dan bangunan di lokasi terbakar habis. Petugas juga mewawancarai para saksi untuk mendapatkan kronologi kejadian.

Bangunan yang terdampak antara lain satu unit Posramil 1707-04/Kimaam, sekitar lima unit warung makan, sekitar 15 unit kios sembako, satu unit kantor teras BRI, satu unit kantor BPD, satu unit Kantor Pos Indonesia Ilwayab, satu unit ruko Toko 5, serta Penginapan Kala Senja. Kerugian materiil diperkirakan mencapai kurang lebih Rp5 miliar.

Dalam proses olah TKP, petugas menemukan kendala karena sebagian lokasi telah dimasuki masyarakat untuk mengambil sisa barang yang masih dapat diselamatkan sehingga kondisi TKP mengalami perubahan. Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Polisi akan terus mendalami keterangan saksi dan barang bukti untuk memastikan penyebab kebakaran secara lebih jelas.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....