Mediasi Pembagian Air di Semangga Jaya Capai Kesepakatan

  • 19 Agt 2026 06:54 WIB
  •  Merauke

RRI.CO.ID, Merauke : Warga Blok A Kampung Semangga Jaya, Distrik Semangga, akhirnya mencapai titik temu dalam persoalan pembagian air yang selama ini tidak merata. Mediasi yang difasilitasi oleh Bhabinkamtibmas setempat berhasil mencairkan ketegangan dan melahirkan solusi konkret bagi para petani.

Permasalahan berawal dari adanya sekat atau bendungan di bagian tengah longstorit yang membuat aliran air tersendat. Kondisi kedalaman longstorit yang tidak seragam turut memperparah ketimpangan distribusi air ke lahan warga.

Persoalan kian terasa karena aliran air yang sebelumnya dialirkan melalui saluran sekunder banyak terbuang percuma. Sebagian besar air meresap ke dalam tanah dan menguap akibat cuaca kemarau panjang yang tengah melanda wilayah Merauke.

Mediasi berlangsung pada Selasa (18/8/2026) dan dihadiri Sekretaris Kampung Semangga Jaya, Sutadi, Babinsa Serka Slamet Tobati, serta sejumlah warga yang terdampak. Mereka duduk bersama membahas jalan keluar terbaik demi kepentingan bersama.

Kesepakatan pertama yang dihasilkan adalah penghentian aliran air melalui saluran sekunder. Air akan langsung diarahkan ke lahan pertanian agar penggunaannya lebih efektif dan tepat sasaran tanpa banyak terbuang di perjalanan.

Selain itu, warga sepakat setiap lahan dengan jarak sekitar 600 meter akan memanfaatkan longstorit terdekat dengan radius pengambilan maksimal 300 meter. Sekat atau bendungan di tengah longstorit pun disepakati untuk dibuka agar aliran bisa terbagi rata.

Bhabinkamtibmas AIPTU Suradi menekankan pentingnya musyawarah dalam menyelesaikan persoalan sosial di kampung binaan.

"Permasalahan di tengah masyarakat sebaiknya diselesaikan melalui komunikasi dan musyawarah bersama. Dengan begitu, solusi yang ditemukan akan adil dan tidak menimbulkan permasalahan baru," ujarnya.

Sepanjang kegiatan berlangsung, suasana tetap aman dan kondusif. Musyawarah ini menjadi bukti nyata kehadiran Polri dalam membantu menyelesaikan persoalan sosial secara humanis serta menjaga keharmonisan di wilayah binaan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....