Demo Nelayan Tolak Kapal Asing di Merauke

  • 20 Apr 2026 12:34 WIB
  •  Merauke

RRI.CO.ID, Merauke : Ribuan nelayan menggelar aksi demo damai di Pelabuhan Perikanan Nusantara Merauke. Aksi ini sebagai bentuk penolakan terhadap kehadiran kapal asing di perairan Papua Selatan.

Ketua DPD Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HSNI) Papua Selatan, Taufik Latarissa, menyampaikan bahwa dua kapal trawl asal China yang saat ini berada di Merauke, dinilai mengancam hasil tangkapan nelayan lokal. Kehadiran kapal tersebut terjadi di Perairan Arafura.

"Kehadiran kapal asing ini bukan hanya soal menampung ikan, tetapi juga diduga melakukan penangkapan dengan jaring yang tidak sesuai aturan yang berlaku di Indonesia," ujar Taufik, Senin 20 April 2026.

Taufik menjelaskan, hasil tangkapan nelayan Merauke saat ini memang tidak dalam kondisi baik. Jika ditambah dengan operasi dua kapal trawl China, kondisi ini bisa semakin memburuk dan mengancam pendapatan nelayan setempat.

Menurut Taufik, kapal trawl China tidak hanya berfungsi menampung ikan. Kapal-kapal tersebut juga diduga melakukan penangkapan dengan jaring yang tidak sesuai aturan yang berlaku di Indonesia.

Taufik mendesak pemerintah pusat agar segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap keberadaan dua kapal trawl asal China di perairan Merauke. Evaluasi penting dilakukan untuk melindungi ekosistem laut dan mata pencaharian nelayan lokal.

Ia menegaskan bahwa nelayan lokal adalah bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kesejahteraannya harus diperhatikan. Pemerintah diharapkan tidak mengabaikan suara nelayan demi menjaga kedaulatan dan keberlanjutan sumber daya laut.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....