Pertamina Tebar Energi Berbagi di Bulan Ramadan
- 10 Mar 2026 11:30 WIB
- Merauke
RRI.CO.ID, Merauke : Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku kembali menebarkan semangat berbagi di bulan suci Ramadan. Melalui program bertajuk Berbuka Dengan Komunitas dan Usaha Kecil atau BEDUKK, perusahaan energi pelat merah itu memperkuat kolaborasi dengan masyarakat di wilayah timur Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan serentak di berbagai kota, memastikan manfaat dan energi kebahagiaan dirasakan oleh banyak kalangan, dari komunitas hingga anak yatim.
Program BEDUKK Ramadan bukanlah sekadar agenda seremonial tahunan. Inisiatif ini melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari komunitas otomotif, pengemudi ojek online (ojol), hingga pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Rangkaian acara yang digelar bergiliran ini juga menjadi wadah pemberian santunan bagi anak-anak yatim di wilayah Maluku hingga Papua, mempererat tali silaturahma di tengah keberkahan Ramadan.
Pjs. Area Manager Communication Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Bramantyo Rahmadi, menegaskan bahwa kehadiran perusahaannya di tengah masyarakat adalah sebuah keniscayaan. Pihaknya tidak hanya menyalurkan energi berupa Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG), tetapi juga energi kebahagiaan.
"Melalui Program BEDUKK Ramadan, Pertamina Patra Niaga mengajak dan memperkuat kolaborasi dengan UMKM, komunitas, dan ojol untuk berbagi berkah dengan anak-anak yatim," jelas Bramantyo. "Energi yang kami salurkan tidak hanya berupa BBM dan LPG, tetapi juga energi kebahagiaan. Melalui kolaborasi ini, kami berharap manfaat dari Program BEDUKK dapat dirasakan langsung oleh mereka yang membutuhkan," ujarnya di Papua, Selasa (10/3/2026).
Dalam pelaksanaannya yang dilakukan secara bergilir, setidaknya 168 anak yatim menerima paket Ramadan dan Idulfitri. Pembagian paket dilakukan langsung oleh Pertamina Patra Niaga bersama dengan 60 pengendara ojol dan perwakilan dari empat komunitas. Suasana semakin semarak dengan kehadiran belasan komunitas UMKM yang turut meramaikan BEDUKK dengan menjajakan berbagai hidangan untuk berbuka puasa.
Kolaborasi ini mendapat sambutan hangat dari berbagai pihak. Ketua Harian Ikatan Motor Indonesia (IMI) Papua Pegunungan, Imanuel Rumere, yang turut serta dalam program ini, menegaskan bahwa agenda kali ini berbeda dari turing biasa. Kegiatan ini menyasar Pesantren Al-Istiqomah di Distrik Welesi, membawa misi sosial di balik kesenangan berkendara.
"Hari ini keluarga besar IMI Papua Pegunungan menggelar turing, bukan sekadar perjalanan wisata Ramadan biasa, namun bersama Pertamina ke pesantren di Welesi untuk mempererat silaturahmi komunitas sekaligus buka puasa bersama," ungkap Imanuel. "Dengan kolaborasi ini, kami menunjukkan bahwa IMI merupakan wadah positif bagi para pencinta otomotif di wilayah pegunungan yang siap berkontribusi bagi masyarakat," tegasnya.
Apresiasi juga mengalir dari pengelola panti asuhan di Sorong. Ketua Panti Asuhan Al-Amin Muhammadiyah Kota Sorong, Ariyana Sofyo, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kepedulian yang diberikan. Kunjungan dan berbagi rezeki ini dinilai sangat berarti bagi kelangsungan aktivitas pendidikan anak-anak asuh, terutama di bulan penuh berkah.
"Bukan hanya menyempatkan diri untuk mengunjungi, tapi juga untuk berbagi rezeki. Kami sangat berterima kasih, tentunya ini sangat bermanfaat bagi adik-adik dalam kelangsungan aktivitas pendidikan dan kegiatan lainnya di Bulan Ramadan dan jelang Idulfitri," tutur Ariyana.
Kegembiraan serupa juga dirasakan oleh para pengemudi ojek online. Risky Ely, salah satu ojol yang ikut dalam agenda BEDUKK, mengaku senang bisa ambil bagian. Selain bisa berbagi, kegiatan ini memberikan kesempatan bagi para pengemudi untuk berbuka puasa bersama di sela-sela kesibukan mereka menarik penumpang.
"Biasanya juga ada program berbagi takjil di SPBU. Dengan adanya program ini juga sangat membantu kami para ojol, karena kadang dapat waktu buka puasa masih di jalan, jadi tinggal mampir SPBU apalagi fasilitasnya sudah lengkap," pungkas Risky.