BMP Dorong Penguatan Rasa Kebangsaan
- 15 Agt 2026 08:54 WIB
- Merauke
RRI.CO.ID,Merauke : Dr. Essau Hombore, S.STP Ketua Barisan Merah Putih Papua Selatan mengatakan, pihaknya terus melakukan diskusi dan kajian bersama pemerintah untuk memperkuat peran Barisan Merah Putih dalam menjaga rasa kebangsaan dan persatuan di papua selatan.
Dr.Essau mengutarakan berbagai diskusi tersebut telah dilakukan sejak tahun sebelumnya ketika dirinya masih menjabat sebagai Ketua Barisan Merah Putih kabupaten merauke.Kajian-kajian yang dilakukan bersama pemerintah berdasarkan isu dan prioritas nasional, dan sekarang sudah masuk ke tahapan rekomendasi.
Dr.Essau menjelaskan, sejumlah rekomendasi telah mulai disampaikan kepada pemerintah provinsi papua selatan sebagai bahan pertimbangan dalam mendukung program pembangunan daerah. Salah satu rekomendasi yang didorong berkaitan dengan peningkatan kapasitas masyarakat melalui pelatihan keterampilan yang disesuaikan dengan visi dan misi pemerintah daerah.
“Berdasarkan visi dan misi gubernur, maka pemerintah daerah terus melakukan beberapa pelatihan, misalnya pelatihan sebagai operator alat berat. khususnya orang asli papua ”ujar Dr.Essau saat di temui di sela- sela kegiatan .sabtu 15 agustus 2026
Selain memberikan rekomendasi kepada pemerintah, BMP papua selatan juga berupaya memperkuat koordinasi internal hingga tingkat kabupaten dan ranting.Agar rasa kebangsaan tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan monumental di tingkat provinsi, tetapi harus dibangun hingga ke tingkat organisasi paling bawah.
Menurut Dr.Essau pengurus DPC di setiap kabupaten telah diberikan pemahaman mengenai tugas dan fungsi organisasi berdasarkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Barisan Merah Putih.
Pembekalan tersebut diarahkan agar pengurus lebih fokus pada penguatan rasa nasionalisme dan kebangsaan, sekaligus tetap memperhatikan persoalan lokal yang berkaitan dengan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
BMP juga mulai mendorong pelaksanaan seminar dan diskusi di sejumlah kabupaten dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat. Kegiatan tersebut antara lain melibatkan tokoh masyarakat dan tokoh perempuan untuk membahas penguatan organisasi serta penerapan AD/ART dalam pelaksanaan program di daerah.
Dr Essau mengatakan, kegiatan organisasi ke depan akan diarahkan pada target dan tujuan yang lebih terukur. Dalam waktu dekat, pengurus kabupaten akan diminta mempresentasikan berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan sebagai bahan evaluasi dan menentukan langkah berikutnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....