Umat Hindu Jaga Harmoni di Merauke
- 05 Mei 2026 13:21 WIB
- Merauke
RRI.CO.ID,Merauke : Umat Hindu di kabupaten merauke terus meneguhkan nilai harmoni dalam kehidupan beragama. Prinsip keseimbangan antara manusia, alam, dan Tuhan menjadi landasan utama dalam praktik keagamaan sehari-hari.
I Wayan Suasta, SE., M.Pd tokoh agama hindu mengatakan dalam ajaran hindu, hubungan manusia dengan alam harus dijaga secara berkelanjutan. Jika alam tidak dipelihara, maka akan berdampak pada kehidupan manusia, termasuk terganggunya keseimbangan sosial dan spiritual.
Selain itu, hubungan antarmanusia juga menjadi perhatian penting. Keharmonisan sosial dinilai sebagai kunci terciptanya kehidupan yang damai, terlebih di tengah keberagaman suku, agama, dan budaya yang ada di Merauke.
I Wayan menjelaskan momentum hari raya nyepi dimaknai sebagai waktu untuk melakukan introspeksi diri. Umat diajak mengevaluasi perbuatan selama setahun, termasuk mengendalikan sifat negatif seperti iri hati, amarah, dan kesombongan.
Pelaksanaan Nyepi di merauke juga menunjukkan sikap toleransi tinggi. Umat Hindu tetap menghormati aktivitas masyarakat lain, tanpa memaksakan praktik keagamaan kepada pihak lain, sebagai wujud penghargaan terhadap keberagaman.
“Nyepi adalah momentum introspeksi diri untuk mengendalikan sifat-sifat negatif dalam diri manusia.” Ujar I wayan saat hadir sebagai narasumber dialog RRI .selasa, 05 mei 2026.
Tema Nyepi tahun ini menekankan pentingnya persatuan dalam keberagaman. Semangat “Satu Bumi, Satu Keluarga” diharapkan dapat memperkuat harmoni sosial menuju Indonesia yang maju.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....