Kita Mengingat Kematian Setiap Hari
- 12 Mar 2026 08:27 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan - Kajian Hikmah Ramadan yang disiarkan setiap hari disiarkan di Programa 1 FM 94.3 Mhz pukul 04.00 wib selama kurang lebih 10 menit dengan menghadirkan narasumber yang berbeda-beda dan topik yang beragam, Rabu ( 11/3/2026 ) menghadirkan narasumber Ustadzah Sri Windari, M.Hum ( Dosen Fak. Ushuluddin UINSU ) membahas topik : Kita Mengingat Kematian Setiap Hari. Mengawali kajian Hikmah Ramadan ustadzah mengatakan bahwa pentingnya menyadari kedatangan ajal yang tak terduga dan masyarakat sering kali fokus pada persiapan duniawi seperti tabungan masa depan, rumah tinggal, dan pendidikan anak-anak, namun sering melupakan kedatangan malaikat maut.
"Allah telah menegaskan dalam Al-Qur'an Surah Ali Imran ayat 185 yang artinya Dan setiap jiwa akan merasakan mati. Allah SWT akan menguji ummatnya dengan kebaikan dan keburukan sebagai cobaan, kemudian hanya kepada Kami kamu akan dikembalikan. Kematian tidak memilih siapapun – tidak menunggu mereka yang dianggap paling siap, tidak memandang kekayaan seseorang, dan tidak bernegosiasi dengan mereka yang masih muda. Ia adalah tamu yang datang tanpa mengetuk pintu, yang akan membawa kita pulang ke kampung halaman yang sesungguhnya," jelas Ustadzah Sri Windari.
Selain itu, ustadzah juga menjelaskan tentang dalil mengenai pahala yang dapat dibawa setelah kematian. Dalam Al-Qur'an Surah Al-Mulk ayat 15 disebutkan: Apakah manusia mengira bahwa mereka dibiarkan saja mengatakan 'Kami telah beriman' sedang mereka tidak diujii. Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang berdusta. Sedangkan dalam hadis riwayat Muslim, Rasulullah SAW bersabda : Sesungguhnya manusia itu akan dibawa oleh amalnya, kecuali orang yang mati dalam keadaan Islam. Maka dia akan dibawa oleh tiga hal: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan doa anak yang shaleh.
Ustadzah Sri Windari menekankan bahwa persiapan akhirat dengan mengerjakan amal shaleh merupakan investasi paling berharga, karena hanya amal tersebut yang akan mengiringi kita setelah meninggal dunia.