Masjid Ghaudiyah: Jejak Komunitas India Muslim di Kota Medan

  • 22 Feb 2026 17:10 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan- Masjid Ghaudiyah di Jalan Zainul Arifin kota Medan menjadi salah satu masjid bersejarah di Kota Medan yang merekam jejak panjang komunitas Muslim keturunan India. Berdiri di atas lahan wakaf dari Sultan Deli, masjid ini telah menjadi pusat ibadah sekaligus ruang silaturahmi sejak awal abad ke-20.

Ketua Yayasan India Muslim Sumatera Utara, Muhammad Sidik Saleh mengatakan tanah Masjid Ghaudiyah merupakan wakaf dari Sultan Deli dengan luas sekitar 4.000 meter persegi.

"Sebenarnya kalau awalnya kita itu dapat tanah wakaf dari Sultan Deli. Jadi ini kedua-duanya adalah wakaf dari Sultan Deli, satu di Masjid Jami' Kebun Bunga dan Masjid Ghaudiyah," kata Sidik.

Masjid ini dibangun sekitar 20 tahun setelah Masjid Jami Kebun Bunga berdiri pada 1887, seiring berkembangnya jumlah jamaah Muslim keturunan India di Medan. Sejak awal, masjid difungsikan sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial.

Secara fisik, Masjid Ghaudiyah telah mengalami beberapa kali perubahan. Bangunan awalnya berada tepat di depan jalan, namun terkena dampak pelebaran jalan pada masa pemerintahan terdahulu sehingga harus dibongkar dan dimundurkan.

Salah satu ciri khas masjid pada masa lalu adalah adanya kolam ikan di halaman, yang membuat suasana masjid menyerupai taman. Namun, setelah penataan ulang akibat pelebaran jalan, elemen tersebut tidak lagi dipertahankan.

Keunikan lain Masjid Ghaudiyah adalah keberadaan area pemakaman di bagian belakang masjid. Tradisi ini disebut sebagai ciri khas masjid-masjid di India.

Sejak awal berdiri, area pemakaman memang sudah ada di sekitar masjid. Saat ini, sekitar 85 persen makam merupakan keturunan India, sementara sisanya berasal dari pengurus yang pernah mengabdi di masjid Ghaudiyah.

Masjid Ghaudiyah hingga kini tetap aktif menggelar kegiatan ibadah, termasuk salat lima waktu, salat Jumat, hingga salat Tarawih pada bulan Ramadan. Jamaahnya berasal dari berbagai suku, meski mayoritas merupakan keturunan India.

Lebih dari sekadar tempat ibadah, Masjid Ghaudiyah menjadi simbol akulturasi budaya dan sejarah komunitas India Muslim di Medan. Dari tanah wakaf Kesultanan Deli hingga menjadi pusat aktivitas keagamaan yang hidup sampai hari ini, masjid ini tetap berdiri sebagai bagian penting dari warisan sejarah Islam di kota Medan.

Rekomendasi Berita