Rasa India, Senyum Sumatera: Persahabatan Abadi Dua Bangsa
- 30 Nov 2025 07:26 WIB
- Medan
KBRN, Medan: Di sepanjang Jalan Zainul Arifin, Kota Medan, aroma rempah-rempah yang tajam berpadu dengan gurihnya kari, menciptakan simfoni rasa yang tak asing. Inilah Little India, sebuah kawasan yang bukan hanya sekadar nama, melainkan sebuah jembatan yang menghubungkan Delta Gangga dengan hamparan pantai Sumatera. Keakraban kuliner ini hanyalah lapisan terluar dari hubungan yang telah berakar berabad-abad, sebuah ikatan peradaban yang kini terus dipupuk dengan hangat oleh Konsulat Jenderal India di Medan.
Sungguh menawan melihat betapa budaya India diterima seolah milik sendiri di Pulau Sumatera. Kecintaan mendalam masyarakat, bukan hanya di Medan, tetapi juga di seluruh provinsi, terhadap pesona sinema dan musik Bollywood telah lama menjadi fenomena. Ketika Konsulat Jenderal India bekerja sama dengan Medan Film Festival menyelenggarakan Pekan Film India, respon yang muncul dari masyarakat sungguh positif.
Pemutaran film ini mempertemukan penonton dengan keragaman film India, dari Bollywood yang gemerlap hingga sinema regional yang penuh makna. Film inspiratif seperti English Vinglish, di mana pesan mengenai kepercayaan diri dan ketangguhan pribadi terasa begitu dekat. Berbagai film lain juga diputar secara rutin di Konsulat Jenderal India di Medan dan beberapa lokasi lainnya. Konsulat bahkan menjadikan perpustakaannya sebagai ruang terbuka, tempat yang nyaman bagi media, pelajar, dan Sahabat India untuk menikmati pemutaran film rutin.
Tentu saja, hubungan ini jauh melampaui layar lebar dan piring saji. India, melalui perwakilannya, secara konsisten berinvestasi pada masa depan pemuda di wilayah Sumatera. Berbagai kesempatan pendidikan terbuka lebar, mulai dari skema beasiswa ICCR dari Pemerintah India hingga program pelatihan jangka pendek ITEC.
Faktanya, Konsulat telah mendirikan kursi ICCR di USU, dengan seorang profesor India yang kini mengajar di kampus tersebut. Hal ini tentunya merupakan penegasan nyata dari komitmen India. Semangat ini mendorong institusi di Sumatera Utara, Aceh, hingga Jambi, untuk merangkul kolaborasi akademik yang lebih kuat, khususnya dalam bidang-bidang vital seperti teknologi informasi, teknik, dan kedokteran.
Dalam interaksi dengan para jurnalis dan profesional media di Medan, Selasa (25/11/2025). Konsul Jenderal India, Ravi Shanker Goel, menegaskan kembali inti dari kemitraan ini. Ia mengungkapkan sentimen yang paling kuat, yang merangkum hubungan India dan Indonesia.
“Pulau Sumatera tetap menjadi fokus penting bagi upaya India, mengingat hubungan historis, kedekatan budaya, dan potensi ekonominya. Kami akan terus melaksanakan kegiatan budaya dan menyambut hangat para perwakilan media serta seluruh sahabat India. Keterlibatan aktif masyarakat lokal sangat penting untuk memperkuat hubungan antarmasyarakat dan memperdalam persahabatan budaya India–Indonesia,” kata Ravi.

Konsul Jenderal India, Ravi Shanker Goel, saat diwawancara dalam acara pertemuan dengan para jurnalis dan profesional media di Medan, Selasa (25/11/2025). (Foto: RRI/Andreas)
Ravi menyoroti bagaimana India melihat Sumatera bukan hanya sebagai mitra dagang, tetapi sebagai saudara yang terikat oleh sejarah dan cita-cita bersama. Ikatan ini semakin dipermudah, terutama dengan informasi bahwa perjalanan ke India kini semakin mudah. Kini, visa turis India tersedia secara online dan gratis bagi warga negara Indonesia.
Hubungan yang begitu kuat ini pun bergerak di semua lini. Sebut saja pertukaran budaya yang diperlihatkan dalam perayaan Diwali dan Festival Makanan India yang meriah. Kemudian kerja sama ekonomi yang terlihat dari meningkatnya minat bisnis India terhadap potensi investasi di sektor-sektor strategis seperti farmasi, energi terbarukan, dan pertanian.
Bahkan di bidang teknologi, India mendorong kolaborasi besar, mengajak generasi muda Sumatera, untuk berpartisipasi dalam ekosistem inovasi yang berkembang pesat. Konsul Jenderal menyebutkan, bahwa KTT Artificial Intelligence yang akan diadakan pada Februari 2026, di India menyediakan peluang yang sangat baik bagi para pemuda Sumatra untuk menunjukkan bakat mereka.
Pada akhirnya, kisah persahabatan India dan Indonesia di Sumatera adalah sebuah cerita epik abadi tentang dua bangsa besar yang merayakan kesamaan, bukan perbedaan. Kedua negara ini, meski terpisahkan oleh bentangan lautan, berhasil menemukan harmoni dan cahaya yang sama, dalam kehangatan di setiap tegukan chai dan setiap suap biryani di Little India Medan. Ketika kita melihat kehangatan ini, kita sadar bahwa India dan Indonesia tidak hanya berbagi masa lalu. Mereka bersama-sama, dengan tangan terbuka, sedang menulis masa depan persahabatan sejati, sebagai mitra selamanya.