Wamen Diktisaintek Beri Penghargaan untuk Dosen Berdampak UNSRIT

  • 14 Nov 2025 19:45 WIB
  •  Manado

KBRN, Tomohon : Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Diktisaintek), Prof Dr Fauzan, M.Pd, melakukan kunjungan ke Universitas Sariputra Indonesia Tomohon (Unsrit), Jumat (14/11/2025).

Kunjungan ini dilakukan untuk memberikan apresiasi secara langsung kepada salah satu dosen Unsrit Nindy Gaby Sepang, M.Pd yang masuk kategori inspiratif dan berprestasi dalam memberikan kontribusi dan dedikasi yang nyata melalui penerapan teknologi yang dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat baik lokal maupun nasional

Wamen menjelaskan Program Dosen Berdampak merupakan inisiatif Kementerian Diktisaintek yang menjadi bagian dari Tridarma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Program ini dirancang untuk mendorong dosen menghasilkan kontribusi nyata bagi masyarakat, dunia pendidikan, serta perkembangan ilmu pengetahuan.

Menurut Wamen, dosen tidak hanya berperan sebagai pengajar di ruang kelas, tetapi juga sebagai agen perubahan yang mampu menerapkan keahlian melalui penelitian, inovasi, dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang relevan dengan kebutuhan lokal maupun nasional.

“Melalui program ini Kemendiksaintek berkolaborasi dengan Paragon Corp mendorong dosen menghasilkan karya yang terukur, aplikatif, dan memiliki manfaat langsung bagi masyarakat,” ujarnya.

Wakil Wali Kota Tomohon, Sendy Rumayar SE S.IKom, menyambut baik program tersebut dan menyatakan bahwa Pemerintah Kota Tomohon terus mendukung berbagai upaya strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

“Kami menyadari masa depan bangsa ditentukan oleh seberapa baik kita menyiapkan generasi muda, sekaligus tenaga pendidik yang andal dan cakap di bidangnya,” ungkapnya.

Rektor Unsrit, Dr. Anggela Adam SE., MM., mengaku bangga atas prestasi yang diraih dosennya. Ia berharap penghargaan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi dosen-dosen lain di Unsrit.

“Penghargaan ini sejalan dengan visi dan misi Unsrit untuk menjadi perguruan tinggi yang unggul dan berdampak,” ujarnya.

Dosen penerima penghargaan, Nindy Gaby Sepang., M.Pd., menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut. Ia menjelaskan program pengabdian yang dijalankan adalah skema Kosabangsa di Tagulandang, Kabupaten Kepulauan Sitaro, dengan menyasar masyarakat korban bencana erupsi Gunung Ruang.

“Sebagian besar usaha masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan dan peternak hancur akibat bencana. Melalui program ini, diberikan revitalisasi melalui inovasi dan teknologi kepada kelompok mitra dengan harapan mempercepat pemulihan ekonomi pascabencana,” kata Nindy yang bekerja bersama dua dosen lainnya, Aprildy Ferdinandus, ST., MT dan Priska Mawuntu, S.E., M.B.A.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Yayasan Dharma Bhakti Indonesia Tomohon (YDBIT) Kie Nio Runtuwene, Kepala LLDIKTI Wilayah XVI Munawir Sadzali Razak, S.IP., M.A., sejumlah rektor, serta civitas akademika Unsrit.

Rekomendasi Berita