Komisi XIII DPR RI Lakukan Peninjauan TPI Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado

  • 12 Apr 2025 19:33 WIB
  •  Manado

KBRN, Manado : Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado menjadi salah satu perhatian serius dari Komisi XIII DPR RI.

Beberapa saat setelah tiba di Sulawesi Utara, Tim Komisi XIII DPR RI berjumlah 17 orang dan 6 staff sekretariat Komisi yang dipimpin Wakil Ketua Komisi Andreas Hugo Pareira langsung melakukan peninjauan ke TPI Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado didampingi Kakanwil Ditjen Imigrasi Sulut, Ramdhani serta Kepala Kantor Imigrasi TPI Manado, Azriyal Zam.

Menjadi perhatian serius Komisi XIII DPR RI, yaitu gate keberangkatan dan kedatangan, serta desk Imigrasi.

Setelah meninjau Bandara Sam Ratulangi Manado, Tim Komisi XIII DPR RI menuju Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tuminting Manado.

Di Lapas Manado, Tim Komisi XIII DPR RI meninjau kondisi Lapas serta menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Kanwil Dirjen Imigrasi Provinsi Sulut dan Kanwil Dirjen Pemasyarakatan Provinsi Sulut.

“Peninjauan ini merupakan bagian dari kunjungan kerja Komisi XIII DPR RI. Kami tiba di Bandara Sam Ratulangi Manado, langsung meninjau gate keberangkatan dan kedatangan, termasuk mengecek desk Imigrasi", kata Andreas Hugo Pareira usai RDP di Lapas Kelas IIA Tuminting Manado.

Menurut Pareira, ada beberapa hal yang berkaitan dengan Imigrasi yang perlu diperbaiki.

Apalagi ke depan Sulut ini akan dikunjungi lebih banyak wisatawan atau tenaga kerja.

“Kita perlu satu atau dua autogate untuk memudahkan kelancaran kunjungan wisatawan", ungkap Pareira yang turut didampingi Kepala Biro Hukum, Komunikasi Publik, dan Kerjasama Setjen Kementerian Hukum (Kemenkum) RI Ronald Lumbuun dan Kakanwil Dirjen Imigrasi Provinsi Sulut Ramdhani serta Kakanwil Ditjen Pemasyarakatan Tonny Nainggolan.

Sementara itu, Ramdhani mengatakan, dia baru sekitar 3 bulan menjabat sebagai Kakanwil Dirjen Imigrasi Provinsi Sulut, telah melakukan diagnosis untuk melihat permasalahan yang ada.

Pihaknya melihat ada proyeksi arus perlintasan Warga Negara Asing meningkat di Sulut

“Untuk itu dibutuhkan sarana dan fasilitas penunjang yang ada. Saat ini permasalahan di kita terutama di Kantor Imigrasi Manado salah satunya adalah kekurangan Sumber Daya Manusia. Makanya itu bisa teratasi dengan adanya mesin autogate untuk menunjang pelayanan", bener Ramdhani.

Setelah melalukan kunker hari pertama dan RDP dengan Kanwil Dirjen Imigrasi Provinsi Sulut serta Kanwil Dirjen Pemasyakatan Provinsi Sulut, selanjutnya pada hari kedua melakukan kunker dan RDP ke Kanwil Kemenkum Sulut.

Rekomendasi Berita