Budidaya Udang di Kolam Terpal
- 14 Jan 2026 22:18 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - Budidaya Udang adalah usaha pemeliharaan udang dari penetasan hingga panen, umumnya menggunakan spesies Penaeus Vannamei atau Penaseus Monodon, dengan kunci sukses meliputi persiapan lokasi (tambak/ kolam terpal ), managemen air yang berkualitas ( penyaringan, sterilisasi, pengapuran, pupuk alami, pemilihan benur unggul, pemberian pakan tepat, biosekuriti, serta penerapan tekhnologi seperti Schrimp Estate untuk meningkatkan produktifitas dan keberlanjutan.
Indonesia menjadi eksportir penting dengan pemerintah mendorong model budidaya modern untuk mencapai target produksi tinggi.
Adapun Tahapan-Tahapan Budidaya Udang Sebagai Berikut
1. Persiapan Lokasi Dan Kolam
Pilih lahan, bangun atau siapkan kolam terpal, keringkan, kapur dan perbaiki konstruksi.
2. Persiapan Media
Isi air laut/payau melalui saringan, sterilkan dengan kaporit, netralkan dengan kincir, lalu pupuk untuk menumbuhkan pakan alami (fitoplankton)
3. Penebaran Benur
Pilih Benur berkualitas unggul dan tebar di kolam yang sudah siap
4. Managemen Air
Jaga kwalitas air, gunakan probiotik untuk mengurai limbah, kendalikan parameter air ( pH, salinitas, oksigen)
5. Pemberian pakan
Berikan pakan pelet berkwalitas secara dosis dan jadwal
6. Biosekuriti
Terapkan pembatasan akses dan desinfeksi untuk mencegah penyakit.
7. Panen
Lakukan panen setelah udang mencapai ukuran konsumsi ( biasanya 4 - 5 bulan )
Jenis Udang Yang Dibudidayakan
1. Air Asin ; Udang Vanneme Atau Udang Windu
2. Air Tawar ; Udang Galah
Tehnik Budidaya
* Konvensional / Tradisional
Padat, tebar rendah, managemen air kurang ketat, rentan penyakit
* Semi intensif
Kepadatan sedang, managemen lebih baik
* Intensif/ super Intensif
Kepadatan tinggi, lahan sempit, tekhnologi tinggi, untuk efisiensi dan minim limbah
Bisnis Udang ini menjanjikan, dikarenakan permintaan pasar global tinggi, margin keuntungan menarik, potensi ekspor besar bagi Indonesia.
// RIEKE MAMUAJA //