Renungan RHK: Allah Pencipta Semesta yang Membentuk Manusia
- 11 Mar 2026 09:28 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - Renungan Harian Keluarga (RHK) menegaskan bahwa Allah adalah Pencipta semesta yang membentuk manusia sejak dalam kandungan. Pesan tersebut diambil dari firman Tuhan dalam Yesaya 44:24 yang menyatakan bahwa Tuhan adalah satu-satunya yang menjadikan segala sesuatu serta membentangkan langit dan menghamparkan bumi.
Dalam renungan tersebut dijelaskan bahwa Allah yang dikenal melalui Yesus Kristus adalah Tuhan yang Mahakuasa dan sumber dari segala sesuatu yang ada di alam semesta, baik yang terlihat maupun yang tidak terlihat. Seluruh ciptaan merupakan karya tangan kuasa kasih Allah, sehingga hanya Dia yang layak disembah, dipuji, dan dimuliakan.
Renungan ini juga mengingatkan bahwa ketika manusia jatuh dalam dosa dan menghadapi berbagai kesulitan hidup, hanya Tuhan yang mampu menolong, membebaskan, serta menyelamatkan manusia. Allah digambarkan sebagai Pembela, Pembebas, sekaligus Penebus bagi umat-Nya yang hidup menurut kehendak firman-Nya.
Selain itu, ditegaskan bahwa manusia bukanlah makhluk yang hadir secara kebetulan. Setiap orang merupakan ciptaan yang dirancang oleh Allah sejak sebelum berada dalam kandungan. Tuhan membentuk setiap manusia dengan rencana dan tujuan yang mulia.
Allah juga menyediakan alam semesta sebagai tempat tinggal bagi manusia. Langit dibentangkan dengan segala benda langitnya, sementara bumi dihamparkan dengan berbagai sumber kehidupan. Semua itu diciptakan oleh Allah tanpa bantuan siapa pun.
Kesempurnaan ciptaan Tuhan terlihat dari keseimbangan alam yang terus berlangsung. Manusia dapat bernapas dengan cukup oksigen, siang dan malam terus berganti, matahari tetap bersinar, serta sumber daya alam tersedia untuk menunjang kehidupan manusia.
Renungan tersebut menegaskan bahwa kasih Tuhan tidak pernah berubah. Ketika manusia menyadari dosanya dan bertobat, Tuhan bersedia mengampuni, memulihkan, serta menyelamatkan umat-Nya.
Firman Tuhan dalam Yesaya 44:24 menyatakan:
"Beginilah firman TUHAN, Penebusmu, yang membentuk engkau sejak dari kandungan: Akulah TUHAN, yang menjadikan segala sesuatu, yang seorang diri membentangkan langit, yang menghamparkan bumi — siapakah yang mendampingi Aku?"
Melalui pesan ini, umat percaya diajak untuk tidak takut atau khawatir menghadapi kehidupan. Selama tetap setia kepada Tuhan, hidup menurut firman-Nya, dan menjaga kehidupan dalam pertobatan, Tuhan diyakini akan menyediakan yang terbaik bagi kehidupan umat bersama keluarga mereka.
Renungan ini juga mengajak umat untuk terus bersyukur atas kasih karunia Tuhan serta menjaga hidup dalam kebenaran sebagai wujud iman kepada-Nya.