BI Sulbar Imbau Warga Waspada Uang Palsu
- 21 Feb 2026 13:49 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju - Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Barat mengimbau masyarakat waspada peredaran uang palsu yang biasanya meningkat menjelang Ramadan dan Idulfitri.
Deputi Kepala Perwakilan BI Sulbar, Rifky Adhitya, meminta warga hanya menukarkan uang di titik layanan resmi yang telah ditetapkan. Menurutnya, penggunaan skema penukaran resmi juga membantu mengurangi ruang gerak pelaku jasa penukaran tidak resmi yang rawan menyelipkan uang palsu.
“Jika masyarakat ingin melakukan penukaran uang, maka lakukanlah lewat layanan resmi, karena di situ titik lokasi sudah ditentukan Bank Indonesia,” ujar Rifky.
Ia menjelaskan, penukaran melalui jalur resmi membuat masyarakat lebih terlindungi, sebab jumlah paket, kuota, hingga jadwal layanan telah diatur. Selain itu, petugas BI dan perbankan juga melakukan pemeriksaan standar sehingga uang yang diterima dijamin asli dan layak edar.
“Kami juga terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai cara mengenali keaslian rupiah dengan prinsip 3D, dilihat, diraba, diterawang,” kata Rifky.
Melalui metode 3D tersebut, masyarakat diajak membiasakan memeriksa fisik uang, mulai dari kualitas kertas, tekstur, hingga tanda pengaman. Rifky menyebut, edukasi keaslian rupiah juga diperkuat lewat berbagai materi sosialisasi yang bisa diakses publik selama Ramadan.
BI Sulbar berharap, dengan menukar uang hanya di titik resmi dan aktif menerapkan prinsip 3D, masyarakat dapat terhindar dari kerugian akibat uang palsu. Warga juga diminta melaporkan temuan mencurigakan kepada pihak berwenang agar peredaran uang palsu dapat segera ditekan.