Mode Hybrid, Penilaian Rekor MURI Irau Malinau Berbeda
- 18 Okt 2025 09:04 WIB
- Malinau
KBRN, Malinau : Metode penilaian empat kategori rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) yang diajukan dalam rangkaian Festival Budaya Irau ke-11 dan HUT ke-26 Kabupaten Malinau berbeda dari sebelumnya, di mana verifikasi dilakukan berdasarkan dokumen atau footage kegiatan yang dikirimkan panitia ke tim penilai.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Malinau, Kristian, menjelaskan, model penilaian ini diterapkan karena mempertimbangkan jarak waktu antara kegiatan dan pelaksanaan penyerahan rekor cukup panjang, sehingga metode tersebut dianggap lebih efisien.
“Pertimbangannya karena jarak pelaksanaan antara kegiatan itu berjauhan. Jumlah tim MURI juga terbatas, jadi tidak mungkin mereka tinggal lama di lokasi hanya untuk menilai kembali, karena itu sistemnya dilakukan sebagian di Malinau, sebagian di Jakarta,” jelasnya, Sabtu (18/10/2025).
Empat kategori yang diajukan yakni rekor pesta budaya terlama, atraksi budaya serentak terbanyak, karya budaya berukuran terbesar, yakni Dedap Raya atau kipas raksasa Bulungan dan Kalong atau Bekang Terbesar dari Lembaga Adat Dayak Tenggalan.
“Jadi, kita kirim data teknis, seperti ukuran, durasi, dan jumlah atraksi ke MURI. Mereka menilai di pusat, sementara di sini kita dokumentasikan prosesnya sebagai bukti pelaksanaan,” ujar Kristian.
Menurutnya, saat ini seluruh data teknis dan dokumentasi kegiatan telah dikirim ke pihak MURI untuk diverifikasi. Sementara tim MURI akan melakukan penilaian di Jakarta berdasarkan berkas, video, serta laporan kegiatan yang dikumpulkan panitia daerah.
Ia menambahkan, panitia belum dapat memastikan apakah rekor yang diajukan termasuk rekor baru atau pemecahan rekor sebelumnya. “Kita belum tahu apakah nanti statusnya rekor baru atau rekor yang memecahkan rekor lama, itu dua hal yang berbeda,” kata Kristian.
Hasil akhir penilaian akan disampaikan langsung oleh tim MURI pada penutupan Festival Irau mendatang. "Itu akan dijelaskan langsung oleh pihak MURI pada saat penutupan Irau," ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....