Pemkab Malinau Harapkan Budaya Tradisional Jangan Sampai Punah

  • 16 Okt 2025 05:58 WIB
  •  Malinau

KBRN, Malinau : Pagelaran seni budaya Suku Dayak Tenggalan menjadi salah satu momen berkesan dalam rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun ke-26 dan IRAU ke-11 Kabupaten Malinau. Bertempat di Panggung Budaya Padan Liu’ Burung, Rabu (15/10/2025).

Masyarakat Dayak Tenggalan menampilkan prosesi adat dan atraksi budaya yang memukau, termasuk pembuatan Illuy “Akan Nu Akion” dan pembawaan Kalong Nama’ayo atau bekang terbesar yang memiliki tinggi 4 meter dan lebar 1,5 meter.

Karya ini rencananya akan diajukan untuk memecahkan rekor MURI, dengan pengumuman resmi pada saat penutupan IRAU nanti.

Bupati Malinau Wempi W Mawa, S.E., M.H. mengapresiasi semangat dan kekompakan masyarakat Dayak Tenggalan yang telah menampilkan budaya mereka dengan luar biasa.

“Hari ini kita telah bersama-sama mengikuti seluruh rangkaian Irau yang ke-11 dan HUT Kabupaten Malinau yang ke-26. Salah satu yang luar biasa adalah upaya masyarakat Dayak Tenggalan yang berusaha memecahkan rekor MURI. Ini menunjukkan kerja keras dan kecintaan terhadap budaya sendiri,” ujar Bupati.

Bupati Wempi juga menilai bahwa pelibatan generasi muda dalam kegiatan budaya ini menjadi tanda baik bagi keberlanjutan adat dan tradisi.

“Saya melihat kemajuan yang luar biasa dibanding dua tahun lalu. Anak-anak muda sudah mulai terlibat langsung dalam setiap proses. Ini penting, karena pelestarian budaya harus dimulai sejak dini,” ungkapnya.

Dengan nada santai, Bupati juga menyinggung tentang keunikan busana adat yang dikenakan oleh masyarakat, termasuk hiasan kepala khas Dayak Tenggalan yang disebutnya “memiliki ciri khas tersendiri dan tak dimiliki masyarakat lain”. "Saya berharap, agar tradisi dan keterampilan seperti melipat kain atau mengenakan hiasan kepala adat tetap diajarkan kepada generasi muda agar tidak hilang," katanya..

Lebih lanjut, Bupati Wempi mengenang pengalaman masa kecilnya saat masih sering mengurus proses pembuatan Illuy, makanan tradisional berbahan dasar sagu. Ia mengajak masyarakat untuk terus melestarikan makanan khas tersebut.(*)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....