Bedah Buku, Pemilu Demokratis Butuh Partisipasi Masyarakat di Seluruh Tahapan

  • 08 Sep 2026 09:47 WIB
  •  Malinau
RRI.CO.ID, Malinau — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Malinau menggelar kegiatan Bedah Buku Seri 1 berjudul Potret Partisipasi Pemilu pada Tahapan Pendaftaran dan Verifikasi Partai Politik, pada Senin (7/8/2026). Kegiatan berlangsung secara daring, dibuka langsung oleh Ketua KPU Kabupaten Malinau, Marselino, S.Sos.
Dalam sambutannya, Marcelino menyampaikan kegiatan ini sebagai wujud komitmen KPU Malinau untuk terus meningkatkan kapasitas kelembagaan serta memperluas wawasan kepemiluan berbasis kajian akademis yang ilmiah. Ia menekankan bahwa penyelenggaraan pemilu terus berkembang, seiring kemajuan teknologi yang membawa perubahan mendasar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk penyelenggaraan pemilu dan demokrasi di Indonesia.
"Partisipasi pemilu tidak hanya sebatas menggunakan hak pilih di TPS. Masyarakat juga berperan dalam mengawasi tahapan pemilu sejak awal, terutama untuk mencegah pencatutan identitas sebagai anggota ataupun pengurus partai politik tertentu," ujar Marcelino.
Buku yang dibahas mengulas partisipasi masyarakat dalam tahapan pendaftaran dan verifikasi partai politik pada Pemilu 2024. Tujuannya memahami keterlibatan masyarakat dalam mengecek nomor induk kependudukan, melaporkan pencatutan nama, serta memberikan tanggapan selama proses berlangsung. Di dalamnya juga diuraikan peran teknologi seperti SIPOL sebagai sarana peningkatan transparansi dan partisipasi, respon masyarakat terhadap pencatutan nama, hambatan partisipasi, hingga strategi KPU untuk memperkuat keterlibatan masyarakat.
Marcelino menegaskan bahwa pemilu yang demokratis membutuhkan partisipasi masyarakat di seluruh tahapan, bukan hanya saat memberikan suara. Melalui bedah buku ini, diharapkan muncul diskusi yang mendalam, interaktif, dan produktif guna memperoleh perspektif baru dalam penyelenggaraan demokrasi dan pemilu ke depan.
"Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia, narasumber, para penulis, serta seluruh peserta yang telah meluangkan waktu untuk hadir dalam kegiatan ini," tambahnya.
Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang belajar bersama, sekaligus memperkuat kesadaran masyarakat bahwa setiap tahapan pemilu memerlukan pengawasan dan keterlibatan semua pihak demi terciptanya pemilu yang jujur, adil, dan transparan.(*)
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....