Merdeka tetapi Terjajah, Konser Kemerdekaan BMC Ajak Lawan Belenggu Modern
- 21 Agt 2026 11:45 WIB
- Malinau
Poin Utama
- Perayaan ini mencerminkan pertanyaan mendalam tentang apakah masyarakat Indonesia benar-benar telah merdeka setelah 81 tahun kemerdekaan.
- Konser Kemerdekaan dengan tema 'Merdeka Tetapi Terjajah' digelar oleh Gereja Bethany Indonesia Jemaat BMC Pelita Kanaan di Kabupaten Malinau pada Rabu 19 Agustus 2026.
- Kegiatan tersebut menggabungkan musik dan pujian sambil mengajak ratusan peserta merenungkan berbagai bentuk belenggu yang masih dihadapi masyarakat di tengah kehidupan modern.
RRI.CO.ID, Malinau - Kemerdekaan Indonesia telah memasuki usia 81 tahun. Namun, pertanyaan tentang apakah masyarakat benar-benar telah merdeka menjadi refleksi dalam Konser Kemerdekaan yang digelar Gereja Bethany Indonesia Jemaat BMC Pelita Kanaan, Kabupaten Malinau, Rabu (19/8/2026) malam.
Mengusung tema “Merdeka Tetapi Terjajah”, kegiatan tersebut menghadirkan suasana perayaan melalui musik dan pujian, sekaligus mengajak ratusan peserta merenungkan berbagai bentuk belenggu yang masih dihadapi masyarakat di tengah kehidupan modern.
Konser yang dikemas dalam bentuk seremoni dan pertunjukan musik tersebut diikuti jemaat BMC Pelita Kanaan bersama anggota Yonif 614/Raja Pandita, pelajar SMA Negeri 8 Malinau, mahasiswa STT Sehati Malinau, para hamba Tuhan dan masyarakat.
Suasana perayaan sekaligus refleksi kemerdekaan dibangun melalui berbagai penampilan. Family altar Hosana, Imanuel, Alfa dan Omega membawakan pujian, disusul paduan suara SMA Negeri 8 Malinau yang menghadirkan lagu-lagu bernuansa rohani dan kebangsaan.
Di balik lantunan musik dan pujian tersebut, tema “Merdeka Tetapi Terjajah” membawa pesan yang lebih luas. Kemerdekaan tidak hanya dipandang sebagai terbebas dari penjajahan secara fisik, tetapi juga kemampuan masyarakat melepaskan diri dari berbagai bentuk ketergantungan dan perilaku yang merusak kehidupan.
Dalam refleksi kegiatan, persoalan ketimpangan pembangunan di wilayah perbatasan turut menjadi perhatian. Di sisi lain, berbagai persoalan sosial seperti ketergantungan terhadap pinjaman online, judi online, penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas hingga praktik okultisme dinilai menjadi bentuk belenggu modern yang dapat mengancam kehidupan masyarakat.
Pdt. Benny Margani dalam renungannya mengajak umat Kristiani untuk membangun kehidupan yang berdampak dan terbebas dari hal-hal yang tidak berkenan kepada Tuhan.
“Kita harus mampu berdampak dan terbebas dari hal-hal yang tidak berkenan kepada Tuhan,” ujar Benny.
Ia juga menekankan pentingnya umat memiliki tanggung jawab membangun manusia yang baik serta membawa berkat bagi sesama. Pesan tersebut menjadi bagian dari refleksi bahwa kemerdekaan sejati juga membutuhkan keberanian setiap individu untuk melepaskan diri dari berbagai belenggu yang dapat merusak kehidupan.
Sementara itu, Danton III Kipan C Batalyon Infanteri 614/Raja Pandita, Letnan Dua Hengky Fernando, S.H., mengapresiasi pelaksanaan Konser Kemerdekaan tersebut.
Menurutnya, kegiatan yang mempertemukan unsur jemaat, TNI, pelajar, mahasiswa dan masyarakat dapat menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan. Ia juga mendorong agar kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan setiap tahun.
“Mari kita terus menjaga toleransi antarumat beragama sebagai wujud persatuan,” kata Hengky.
Menurut Hengky, toleransi antarumat beragama menjadi bagian penting dalam menjaga persatuan dan keamanan, khususnya di Kabupaten Malinau yang berada di wilayah perbatasan.
Konser kemudian ditutup dengan doa bersama bagi bangsa Indonesia. Doa tersebut menjadi penegasan bahwa peringatan kemerdekaan tidak berhenti pada seremoni, tetapi juga menjadi momentum untuk melihat kembali berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat.
Melalui tema “Merdeka Tetapi Terjajah”, Konser Kemerdekaan BMC Pelita Kanaan membawa pesan bahwa kemerdekaan perlu terus diisi dengan kehidupan yang bertanggung jawab, saling menghargai dan terbebas dari berbagai belenggu yang dapat merusak pribadi maupun kehidupan sosial.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....