Bupati Ajak Masyarakat Rawat Keberagaman dan Kebersihan melalui Karnaval Budaya

  • 15 Agt 2026 15:59 WIB
  •  Malinau
RRI.CO.ID, Malinau - Bupati Malinau Wempi W. Mawa, S.E., M.H., mengajak masyarakat untuk terus menjaga keberagaman, toleransi, serta kebersamaan sebagai kekuatan dalam membangun Kabupaten Malinau dan Indonesia. Pesan tersebut disampaikan Bupati Malinau saat melepas secara resmi Karnaval Budaya Kecamatan Malinau Kota dalam rangkaian menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Sabtu (15/8/2026).
Kegiatan tersebut mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Menyalin laporan Camat Malinau Kota, Muhammad Yusuf, Bupati Malinau menyebut, sekitar 5.000 peserta ikut ambil bagian dalam karnaval yang menampilkan beragam atribut dan budaya masyarakat.
Bupati Wempi mengapresiasi seluruh peserta yang hadir dan menilai kegiatan tersebut menjadi momentum untuk merawat kebudayaan dan toleransi yang selama ini menjadi salah satu kekuatan Bumi Intimung. "Perbedaan agama, suku, bahkan warna kulit yang ada di antara kita tidak menjadi masalah untuk bersatu dan bersama-sama membangun Indonesia, khususnya Bumi Intimung yang kita cintai," ujarnya.
Menurutnya, semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga dengan menjaga persatuan dan mengambil bagian dalam pembangunan daerah. la menegaskan pemerintah memiliki tanggung jawab dalam mewujudkan cita-cita bangsa melalui pembangunan, termasuk penyediaan fasilitas kesehatan dan pendidikan. "Di sisi lain, masyarakat juga memiliki peran penting dalam menjaga ketertiban, keamanan, dan lingkungan," tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Wempi secara khusus mengingatkan peserta untuk menjaga kebersihan sepanjang jalur karnaval. la meminta masyarakat tidak membuang sampah sembarangan dan tidak hanya mengandalkan petugas kebersihan. "Kalau melihat ada sampah, jangan menunggu orang lain mengambilnya. Mari kita bersama-sama mengambil dan menjaga kebersihan lingkungan," pesannya.
la berharap Karnaval Budaya Kecamatan Malinau Kota tidak sekadar menjadi acara tahunan. "Tetapi menjadi ruang untuk menumbuhkan kegembiraan, sukacita, persatuan, dan kebanggaan terhadap keberagaman budaya," tukasnya(*)
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....